100 Hari Bersamamu
Demi mengantarkannya ke alam mimpi, Anggasta mencoba mengenang kenangan indahnya saat bersama Aruna sampai akhirnya ia berhasil tertidur.
Anggasta membuka kedua matanya perlahan, saat kedua matanya terbuka lebar pemandangan rerumputan ilalang dan kebun bunga langsung terhampar di depan matanya. Bunga-bunga ini adalah bunga kesukaan Aruna, tapi Anggasta tidak tau tengah berada dimana ia sekarang. Perlahan sebuah nyanyian terdengar masuk ke telinga Anggasta, suara ini adalah suara Aruna dan Anggasta yakin itu adalah Aruna yang sedang bernyanyi. Anggasta menelusuri sekitarnya dan mencoba mencari keberadaan Aruna lewat arah suara tersebut, setelah menajamkan indera pendengaran dan penglihatannya
Bab Populer