Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Hanya Sebatas Ibu Susu

Hanya Sebatas Ibu Susu

Wajahnya semakin pucat karena sejak siuman, Rania tidak menyentuh setetes air maupun makanan. Setelah mengatakan bahwa Rania akan sulit melahirkan, Mama Asnah langsung keluar dari ruangan, membiarkan Rania dengan perasaan porak poranda. Apalagi kata-kata terakhir Mama Asnah yang mengatakan bahwa tamu yang akan hadir esok adalah calon istri Andi.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai bila esok ibu tiada sinopsis
Baca
+Pustaka
Terjebak Hasrat Dua Tuan Muda Dewangga

Terjebak Hasrat Dua Tuan Muda Dewangga

Sebuah pesan singkat masuk dari nomor yang tidak dikenal, namun isinya membuat wajah Syifa seketika pucat pasi. “Kami tahu Bi Sumi berbohong. Nikmati waktu terakhirmu bersama ibumu malam ini, Syifa. Karena besok pagi, hukumanmu akan dimulai tepat saat kakimu menyentuh lantai rumah kami. Jangan coba-coba lari, atau tabung oksigen ibumu akan kumatikan dari sini.”
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai bila esok ibu tiada sinopsis
Baca
+Pustaka
HADIAH MUKENA DARI IBU

HADIAH MUKENA DARI IBU

Part 8 Aku di sini memeluk lara, melambungkan harap, menunggu sosok itu datang agar dapat menceritakan banyak hal. Akan tetapi, yang kudapat hanyalah sepi. Pintu berderit bukan karena dibuka seseorang, melainkan terdorong angin yang berhembus kencang. Bapak, kau dimana sekarang? *Dinis*
1019.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 570 kali sebagai bila esok ibu tiada sinopsis
Baca
+Pustaka
Aku Tak Mau DiMadu

Aku Tak Mau DiMadu

tanya Yumna sambil menunjuk ke arah televisi. "Mami lupa judulnya, Yum. Tapi ceritanya tentang balas dendam gitu, karena suaminya selingkuh dengan sahabatnya sendiri. Tonton aja, pasti seru," jawab Mami Soora, kemudian pergi ke dapur. Setelah beberapa saat, Mami Soora kembali dengan segelas es jeruk nipis, minuman favorit Yumna. "Ini minum dulu, kamu kelihatan haus." Mami Soora mengulurkan tangannya, dan Yumna langsung mengambil gelas tersebut dan menyesapnya dengan menggunakan sedotan.
107.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai bila esok ibu tiada sinopsis
Baca
+Pustaka
Bidadari di Dalam Rumahku

Bidadari di Dalam Rumahku

Dia segera pamit karena sudah sore. "Bu, besok malam bapak dan ibuku akan datang kemari," kata Seno. "Oh ya kami tunggu," ucap Bu Minah. Aku dan yang lain masuk ke dalam rumah. Namun, baru saja menutup pintu aku mendengar Bila menangis. "Mas Arfan...jangan tinggalin aku...huuuhuu," tangis Bila. "Biarkan saja dia pergi. Setelah ini kamu bisa menikah lagi dengan Hendra," kata Bapak Bila.
1035.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 891 kali sebagai bila esok ibu tiada sinopsis
Baca
+Pustaka
Gadis Terakhir

Gadis Terakhir

Dengan kondisinya yang sangat lemah, Sifabella tidak bisa mengikuti pemakaman papap Heru. Oma dan mommy membatalkan kegiatannya hari ini untuk menemani Sifabella. “Makan dulu, Bel … kasian bayi kamu.” Oma masuk ke kamar membawa satu piring makan siang untuk Sifabella. Sifabella yang duduk melamun di bench lantas menoleh, dia mengusap perut dan tatapannya tertuju ke sana.
1042.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bila esok ibu tiada sinopsis
Baca
+Pustaka
Bukan Menantu Impian

Bukan Menantu Impian

Dan hebatnya lagi ibu-ibu tadi seolah kompak diam setelah melihat aku dan bang Rozi berdiri di belakang mereka. Aku dan bang Rozi pun masuk ke dalam. Rasa khawatir tergurat jelas di wajah tampan suamiku, ya siapa yang tak cemas mendapatkan kabar kalau ibunya pingsan. Tak terkecuali denganku, hatiku gelisah, apalagi setelah mendengar kasak-kusuk ibu-ibu di teras rumah tadi. Siapakah menantu durhaka itu? Apa aku? Apa mungkin ibu kecapekan di sini sedangkan aku belum juga datang ke rumah ini untuk menemani dan membantunya.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai bila esok ibu tiada sinopsis
Baca
+Pustaka
IBUKU TERNYATA HANTU

IBUKU TERNYATA HANTU

Bismillah "Ibuku Ternyata Hantu" #part 11 #by:Ratna Dewi Lestari. Pagi yang sepi tanpa Ibu. Semenjak kami tahu Ibu sudah meninggal, tak ada lagi sosok Ibu yang memasak di dapur sebelum subuh. Aku menjadi lesu. Walaupun kutahu Ibu ternyata hantu, tetapi tak sedikitpun membuatku takut. Aku malah rindu. Rindu melihat sosok Ibu.
9.66.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 213 kali sebagai bila esok ibu tiada sinopsis
Baca
+Pustaka
Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada

Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada

Dia tidak bisa melampiaskan emosinya yang rumit. Rohku terombang-ambing tertiup angin. Hingga akhir, aku tidak mendapat cinta kasih ini yang telah kunantikan lama sekali. Kalau bukan karena aku mati, Valentine tidak mungkin menunjukkan wajahnya yang sebenarnya. Setelah pulang, ibuku kembali menyibukkan diri, seolah-olah tidak ada masalah yang terjadi. "Sayang, malam ini mau makan apa? Biar Ibu masak untukmu."
13.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 533 kali sebagai bila esok ibu tiada sinopsis
Baca
+Pustaka
BUKAN SALAH IBU

BUKAN SALAH IBU

Ibu, aku berjanji, ini malam terakhir kau menangis sedih karena kehilangan Ayah. Hari memang sudah malam. Aku masuk ke dalam kamar dan merebahkan tubuh di atas kasur. Aku tidak mengantuk, juga tidak lelah sama sekali meski pekerjaan di kantor sangat menyita pikiran dan tenaga. Karena besok, akan ada sesuatu yang terjadi. Sesuatu yang sangat besar. *** "Loh, Bella nggak ke kantor?"
1014.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai bila esok ibu tiada sinopsis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status