Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

pinta Lingga di dalam telfon. Aku terheran mendengar itu. Apakah Lingga sungguh bisa membaca pikiranku atau dia memang orang seteliti itu. Bahkan dia ingat harus menutupi bukti dosa yang ia buat. Seperti setan yang dibalut dengan tubuh malaikat. Dia juga tahu yang namanya cushion. Sebagai laki - laki tulen seutuhnya seperti dia, terheran aku mendengar dia mengatakan cushion. Tapi jika dipikir dia memang orang yang jenius, jadi tak heran juga sih dia tahu banyak hal. Ya, IQ nya kan 150. Aku tidak bisa membayangkan seberapa besar otak itu jika di keluarkan dari kepalanya.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 246 Times as bilangan fu
Read
+Library
Identitas Tersembunyi: Rahasia Kekayaan Tanpa Batas

Identitas Tersembunyi: Rahasia Kekayaan Tanpa Batas

Kecuali Ridel, semua orang yang berada di dalam ruangan itu terkejut bukan kepalang. Dengan ragu-ragu Fania membaca isi kontrak itu. "Apa? seratus lima puluh miliar?" Ya! Dalam kontrak itu Bank Fuji akan berinvestasi sebesar seratus lima puluh miliar. Mendengar nominal itu, sontak saja membuat semua yang berada di sana terkejut. Sama halnya dengan Ridel. Dia tak menyangka, kalau Fabian menginvestasikan dana dalam jumlah besar.
1055.8K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as bilangan fu
Show Reviews (9)
Read
+Library
Yully Kawasa
Sebagai penulis novel "Identitas Tersembunyi: Rahasia Kekayaan Tanpa Batas" saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada pembaca. Karena kesibukan di real-life, maka di bulan Desember ini pembaca akan menemukan hari-hari di mana aku tidak update (bolong-bolong). Aku ...️...️...️ kalian semua .........
Raden Arya
saya do'akan penulis novel ini diberikan kesejahteraan dan kelancaran dalam hidupnya, juga kepada para pembaca setia. izin promosi ya kak... bagi yang suka novel dengan alur mafia dan balas dendam. yuk mampir ke novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. terimakasih...
Read All Reviews
Ifat

Ifat

Bang Fahmi mendongak ke atas dan meletakkan kedua tangannya di atas meja dengan jari-jari yang terbuka. Lalu bersamaan dengan mengatupkan satu persatu jarinya itu ia pun menghitung. “Satu, dua, tiga, empat, lima, enam.. mmm.., tujuh, delapan..,” “Bang.” Potongku tak sabar. “Dua belas, tiga belas, empat belas..,” Bang Fahmi terus menghitung. “Bang..,” “Tunggu, Fat, tunggu! Sembilan belas, dua puluh..,”
105.5K viewsCompletedAdded to Library 202 Times as bilangan fu
Show Reviews (10)
Read
+Library
carsun18106
dibandingkan mas joko dan abang ojek&polwan, ifat ini lebih lebih lebih segalanya, tidak salah kalau penulisnya bilang cerita ini menguras emosi, bukan cuma itu, bikin baper, kesal, sedih, haru, deg-degan, hadir silih berganti, greget juga sama ifat yg menyimpan begitu banyak perempuan di hatinya
Ayusqie
Selamat datang kaka2 pembaca. SUSAHNYA JADI MAS JOKO, novel romansa dgn bumbu olah raga.. ABANG OJEK Vs IBU POLWAN, nvl romansa dgn nuansa ojek n polisi.. sekarang sy hadirkan IFAT, novel romansa dgn nuansa aksi beladiri. Semoga kaka2 suka..
Read All Reviews
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Ketika melihat nilai itu, Jordan merasa seperti disambar petir, dia bahkan tidak bisa berkedip. Kata-kata Fane terlintas di benaknya. Apakah dia tidak tahu berapa banyak binatang yang dia bunuh? Tentu saja, dia tahu. Dia telah membunuh tepat 80 binatang buas. Itu persis seperti angka-angka di Batu Jiwa Ungu. Namun, pihak Fane jelas berjumlah 240! Tidak perlu penjelasan apa pun dan Jordan akhirnya bereaksi.
9.17.0M viewsCompletedAdded to Library 166.9K Times as bilangan fu
Show Reviews (2320)
Read
+Library
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Read All Reviews
Koma

Koma

RIMBA "Bisa nggak nulis kisah orang lain aja, jangan kisah gue, muak gue bacanya males juga nginget masa lalu. Pokoknya bab selanjutnya harus ganti, tulis kisah lain! Fix no debat!" "Ssssttttt. Iya, gue ganti. Please..... jangan berisik." "Ganti di bab ini! Sekarang juga!" "gimana sih, katanya di bab selanjutnya?"
102.8K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as bilangan fu
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as bilangan fu
Read
+Library
BURONAN

BURONAN

tanya Rheyna sambil mengira-ngira. Sammy pun tampak berpikir. "Bisa jadi sekitar tujuh jutaan, mungkin lebih," terkanya. Kali ini gantian Rheyna yang terkaget-kaget. "Tu-tujuh juta? MasyaAllah," pekiknya takjub. "Benarkan apa yang kubilang, kalau kita berusaha, Allah pasti memberi jalan," Sammy tersenyum tipis.
1022.2K viewsCompletedAdded to Library 489 Times as bilangan fu
Read
+Library
Kelana Penyintas Waktu

Kelana Penyintas Waktu

Theo : Buah langsat? Ferdianto : Mangga. Chandra : Durian, kapan, euy? Mikail : Aku pengen manen buah duit. Mark : Kudu spesifik. Misalnya, duit lembaran merah. Brayden : Biru juga, oke. Terren : Hijau, lumayanlah. Mahapatih : Oren sekarung. Tanzil : Aku cuma pengen selembar cek dengan angka 17 triliun.
101.3K viewsCompletedAdded to Library 37 Times as bilangan fu
Read
+Library
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Aku masih berpikir bahwa bergabung dengan Aula Qilin adalah hasil terbaik! “Baiklah, saya mengerti.” Fu menutup telepon dan tak bisa menahan diri untuk mencibir. Dia hanya menjilat, dia hanya menjilat. Fu kemudian menelepon atasannya, dan sambil menelepon, dia mempersiapkan kata-katanya. “Halo, Fu, apa kabar?” Fu ragu sejenak sebelum menggertakkan giginya. "Bos, kita gagal dalam misi!"
1.9K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as bilangan fu
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status