BI-LA
Nila makin gak ngerti, “Ih! Biru, jangan pakai bahasa yang susah dimengerti dong. IQ-ku kayanya jongkok deh.”
Biru tertawa, dia selalu merasa gampang tertawa jika bersama Nila. Celetukan atau jawaban Nila terdengar begitu lucu untuk dirinya. “Gak apa, nanti saya naikkan IQ-nya.”
“Ih!” Nila menatap Biru dengan kesal, “Kamu tau kalau kita lagi gak bahas soal itu.”
“Kamu mau makan apa?” Biru tampaknya tak terlalu memperdulikan kekesalan Nila barusan. Tapi, Nila masih kekeuh dengan keingintahuannya. “Biru, jelasin yang tadi.”
Hot Chapters