Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

Decak kagumku ngalah-ngalahin binatang melata, buaya darat. Mataku berpindah ke bagian lain. Ada beberapa kaleng biskuit berbagai merek di sana. Ku baca satu per satu tulisan yang ada di kalengnya. Monde serena egg roll original, marie regal kaleng, mondelez oreo selection, selamat sandwich biscuit, gery saluut malkist assorted, good time chocochips assorted dan yang tak ketinggalan adalah biskuit legendaris, khong guan. Weleh-weleh. Afa-afaan ini?
9.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai bir kaleng
Baca
+Pustaka
MY BASTARD BOSS

MY BASTARD BOSS

Tak hanya itu, ada juga kaleng-kaleng beer kosong yang juga bergelimpangan. “Apa yang dia lakukan semalam?” gumam Helena yang mulai melangkah masuk, lebih dulu membuka tirai dan pintu balkon. Selanjutnya dia mulai memunguti kaleng-kaleng tersebut dan memasukkannya ke dalam kantung plastik, bersiap membawanya keluar saat ekor matanya menangkap sesuatu di atas nakas.
1013.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai bir kaleng
Baca
+Pustaka
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Hilko berjalan ke depan membawa kaleng logam berat dan mengeluarkan bom sihir ringan. Benda itu adalah kaleng besi setebal setengah lengan, dengan kilau kusam pada cangkangnya, jelas telah ditempa dingin dan tahan panas. Ada "magic marrow detonator cap" (tutup detonator sumsum sihir) di bagian bawah, yang sangat indah dan mematikan.
9.67.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 179 kali sebagai bir kaleng
Baca
+Pustaka
NAUGHTY BABY ON MY BED

NAUGHTY BABY ON MY BED

Alexa menarik penutup kaleng bir lalu menyesap isinya. Kenzo menimang-nimang kaleng bir di tangannya, menatap benda itu lalu menarik penutup kaleng. "Hanya untuk menenangkan diri," ucapnya kemudian menyesap isi kaleng perlahan, menikmati rasanya.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai bir kaleng
Baca
+Pustaka
Namanya, Kalendra

Namanya, Kalendra

Dua sejoli di depanku itu ikut serta bersamaku, berjalan bersama untuk kembali ke ruangan. Sengaja aku berjalan paling belakang, diam-diam aku mengulum senyum geli membayangkan raut kaget Kale saat melihat minuman kaleng itu ada di atas mejanya. Wah! Pasti seru. Tapi begitu kami tiba di ruangan dan Kale sampai di meja kerjanya, bukannya kaget, Kale malah menatap datar pada minuman kaleng yang ada di atas mejanya lalu membuka dengan santai dan meneguk nya perlahan. Dia tidak terlihat pemasaran dengan siapa yang menaruhnya di sana.
104.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai bir kaleng
Baca
+Pustaka
KALI KEDUA

KALI KEDUA

Kakek tua menyapa dengan tubuh membungkuk. "Selamat pagi kek. Gerabahnya masih ada?" Kuhampiri ia sambil melihat gerobak yang berisi berbagai macam gerabah. "Masih banyak nona. Bahkan aku membuat kendi untukmu. Ini kuberi warna biru dan perak." Ucap kakek sambil memberikan kendi cantik berwarna biru dan perak. Cantik sekali. Kubuka gerbang rumahku dengan lebar. Aku membantunya mendorong gerobak masuk kedakan rumah.
9.74.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai bir kaleng
Baca
+Pustaka
Kali Kedua

Kali Kedua

Gita malah memasang cengiran tak berdosanya, "Emang iya ya?" Aku memutar bola mata dengan malas, "Emang iya, emang iya. Ya iya lah Gita. Kalau nggak, nggak mungkin aku sampai narik-narik rokmu dari tadi. Mana tadi, kamu sengaja tambeng banget." (Tambeng = Bebal/Pura-Pura Tidak Mendengar) Gita cengengesan lagi. "Kalau gitu, kita pindah ke depan aja ya Rin. Biar aku bisa lihat Mas Gilang dengan jelas."
1019.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 422 kali sebagai bir kaleng
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Prak! Ujung ekor berbentuk Belati Emas itu menancap di perisai milik sang Pendekar. Perisai cahaya itu pun retak dan tembus meski hanya ujung dari Belati itu saja yang masuk. Meski hanya bagian ujung dari belati tersebut, tetap saja hal itu membuat Bara merasa ngeri karena dia tahu benda yang merupakan sengat dari sang Kalajengking tersebut mengandung racun ganas yang sulit untuk ditawarkan. Bara segera menjatuhkan tubuh dan berguling ke samping kanan. Ekor kalajengking tersebut pun langsung meluncur dan menghujam ke lantai dengan keras begitu tubuh Bara berguling menjauh.
8.961.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai bir kaleng
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status