Terpaksa Jadi Karakter Utama
Sebuah harapan kembali muncul di hatinya, kerinduan untuk bisa menciptakan kehidupan yang lebih baik, untuk dirinya sendiri, untuk orang terdekatnya, dan untuk kebanyakan orang.
Malam itu, Artin kembali merasa berhutang budi pada Laila. Senyum tipis perlahan muncul di wajahnya. Meski terlihat dipaksakan, itu adalah senyum terbaik yang bisa diberikannya.
Laila tersenyum, dengan wajah secerah matahari musim semi, hangat, indah, dan menenangkan, menatap wajah sedih Artin yang kini tak lagi tampak murung seperti sebelumnya.
Bab Populer