Ibu Susu Untuk BOSKU
kataku sambil tertawa kecil, merasa lega bisa mengalihkan pikiran dari semua drama yang terjadi.
“Hah, kamu masih mikirin bajingan itu?” Mr. Wei menatapku sejenak dengan tawa kecil, tapi nadanya serius. “Haduh, Sonia. Kalau menghadapi orang seperti itu, lawan saja, nggak perlu takut.”
Aku menghela napas. “Mudah-mudahan aku bisa seperti itu,” jawabku pelan, mencoba menguatkan diri, meski dalam hati masih ada sedikit keraguan.