Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mommy untuk Daddy

Mommy untuk Daddy

"Ada tamu nyariin, Non." "Siapa?" "Bibi lupa nanya, Non." Bi Onah cengengesan. "Ganteng abis, Non! Bule-bule gitu." Anggita mengungkai silangan kakinya, lalu turun dari kursi santai. "Sadar umur! Nggak usah sok kecentilan!" Anggita menyenggol pundak Bi Onah saat melewati wanita itu.
1026.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 634 kali sebagai bocah angon
Baca
+Pustaka
Anak Untuk Bosku

Anak Untuk Bosku

Memang dirinya bukanlah perempuan polos yang tidak mengetahui apa konsekuensi berhubungan badan antara dua orang dewasa tanpa pengaman. Tapi tidak mungkin. Mereka hanya melakukannya sekali dan tidak mungkin dengan itu Karina bisa terbuahi. "Mustahil. Itu hanya terjadi sekali." Karina mengedikkan bahu acuh, membuat Bella semakin geram saja. "Tidak ada yang mustahil apalagi yang membuahimu adalah seorang Arshen Wijaya! Bisa saja benih pria itu kelewat bagus—" "Astaga hentikan itu, Bella!"
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai bocah angon
Baca
+Pustaka
Boss Arogan itu Suamiku

Boss Arogan itu Suamiku

Shit! Jordan tidak bisa berhenti mengumpat di dalam hatinya ketika melihat wanita yang kini ada dihadapannya menanggalkan satu per satu pakaian di tubuhnya. Dia tidak pernah mengira jika dibalik pakaian kebesaran yang selalu Karin pakai itu tersembunyi lekukan tubuh yang luar biasa menggodanya. Mendadak kepala Jordan pening. Matanya menggelap dengan gairah yang mulai datang menguasainya. Posisi keduanya yang sudah berada di dalam kamar luas milik Jordan membuat suasana mendadak panas.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai bocah angon
Baca
+Pustaka
Nikah Yuk, Gus!

Nikah Yuk, Gus!

"Kau hidup memikirkan nasibmu sendiri, tidak bisakah kau bersimpati kepada orang-orang di sekitarmu? Sungguh naif dirimu yang mengeruk keuntungan dengan menggadaikan harga diri orang lain … kalian sangat murahan!" Kemudian Bawon tertawa terbahak-bahak. Bersamaan itu Bos Bagong yang mengantongi gejolak amarah menyembul dari balik pintu. Anggi sedang disekap di dalam ruang yang ada di diskotik Bos Bagong. Selepas bekerja di pabrik Koh Akong, Bawon menculiknya, langsung menyeret ke tempat penuh gemerlap dosa itu. Di luar sana, musik DJ dan lampu disko bekerjasama mengusir penat anak-anak adam yang dilabuhi penderitaan hidup. Waiter bar terus menuang minuman alkohol ke dalam gelas. Gadis-gadis m
7.78.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai bocah angon
Baca
+Pustaka
Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Dia ingin melihat apakah bocah ini benar-benar bisa menghasilkan sesuatu, dengan apa yang dia sebut sebagai pertarungan besar. "Kak, aku serius. Kalau kamu nggak mengeluarkan KTP, kelihatannya seperti gadis 18 tahun!" Theo mengira dirinya sedang menyenangkan hati lawan bicara, jadi terus memamerkan kepiawaiannya dalam berbicara. Namun, Angie sudah benar-benar merasa jijik. Dia pura-pura tidak mendengar dan berkata kepada Laila di sampingnya, "Kak Laila, masih ada waktu. Gimana kalau main satu putaran lagi?"
10108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai bocah angon
Baca
+Pustaka
Di Antara Bos dan Bayinya

Di Antara Bos dan Bayinya

Kalau aku tidak terlihat olehnya, maka dia juga tidak akan terlihat olehku. Kami tiba di kota, yang sangat ramai. Ribuan orang berjalan ke mana-mana. Kami memasuki sebuah tempat yang terlihat seperti area pasar malam atau arena pesta rakyat. Ada sapi-sapi dan kuda-kuda berukuran besar, satu lebih indah dari yang lainnya. Banyak hewan dipamerkan di sana. Dari kejauhan, aku juga melihat sebuah pasar malam dengan bianglala, roller coaster, permainan, stan pancing, dan arena tembak. Aku jadi sangat bersemangat. Tempat itu membuatku mempertimbangkan untuk datang di hari liburku. Ini pasti akan menjadi sesuatu yang unik bagiku. Ada juga panggung besar yang sepertinya akan digunakan untuk pertunjuk
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai bocah angon
Baca
+Pustaka
Bos, Kamu Terlalu Panas

Bos, Kamu Terlalu Panas

Ariana memejamkan mata sambil memegangi sandaran sofa. Kedua sisi pinggangnya dipegangi Ken Anyu dari belakang, buah dadanya dikeluarkan dari kemejanya dan kini menggantung bebas. Setiap Ken Anyu mendorong cepat, dua benda itu ikut bergerak dan terguncang. “Ah, ah, Ken, ampun, oukh,” “Ariana, puaskan aku, ooukh!” Ken menekan lebih dalam dan mengeluarkan cairannya.
714.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai bocah angon
Baca
+Pustaka
ASI Untuk Bosku

ASI Untuk Bosku

Mata-mata menatap penuh antisipasi. “Anak kandung saya… Aluna Alisa.” Tepuk tangan langsung menggema. Panggung disorot lampu sorot lembut, dan perlahan seorang wanita berjalan menaiki tangga panggung. Gaun merahnya menyala seperti api di tengah lautan manusia. Rambut panjang tergerai indah, wajah penuh percaya diri, dan senyum tipis di bibirnya.
10104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai bocah angon
Baca
+Pustaka
Lare Angon : Pendekar Gembala Sakti

Lare Angon : Pendekar Gembala Sakti

Krak! Lare Angon mengaduh. Punggungnya tiba-tiba mengenai sesuatu yang keras. Sepertinya sebuah batang pohon. Tubuhnya terus melaju jatuh. Batang pohon itu patah tak kuat menahan hempasan tubuhnya. Brukk!! Bocah itu jatuh denggan punggung dan kepala menghantam tanah bersamaan. Mengantaranya pada dunia yang gelap. Lare Angon jatuh sadarkan diri.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai bocah angon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status