2'20
Beberapa tahun melakukan rutinitas yang sama, menjalani hari dengan sangat cepat bahkan tanpa melakukan hal-hal yang berarti, Arta begitu mengerti bagaimana menyebalkannya ketika mata mulai mengantuk namun pikiran terus berputar meruntuki kegiatan kesehariannya yang tak berguna.
Sesekali ketika hari terasa sangat lambat, ketika dia sibuk dengan dunianya dan saat melihat jam, di sana baru menunjukkan pukul dua siang, atau pun empat sore, Arta suka mensyukurinya. Dia bersyukur bahwa hari belum berakhir ketika dia disibukkan dengan kegiatan yang berguna, kegiatan yang membuatnya lupa akan segala hal yang terkadang menyerang pikirannya semalaman.
Arta tak pernah suka ketika dia merasa harinya di
Hot Chapters