Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SUAMIKU BOS GILA

SUAMIKU BOS GILA

Biru mengembuskan napasnya lelah, tidur lebih baik daripada memikirkan keanehan bosnya yang sangat menguras energinya. *** Pagi ini Biru mendampingi Benua menghadiri acara peresmian peluncuran 15 unit baru bus pariwisata “Gemilang Bus” di pool Bus Gemilang. Bus yang didominasi warna hitam dengan corak batik berwarna abu yang menghiasi bus itu berjejer rapi di depan para tamu undangan. Acara peresmian itu dihadiri orang-orang penting di perusahaan Sejagat Gemilang termasuk kakek Benua—Jagat sebagai pemilik perusahaan dan dihadiri pula cucu angkat Jagat bernama Renando.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 206 kali sebagai bos sombong
Baca
+Pustaka
Luka Sang Bidadari

Luka Sang Bidadari

"Assalamualaikum Bu Ambar," Ucap Bu asih pada tetangga yang berada dibogor via telpon. "Waalaikumsalam Bu Asih ibu apa kabar dengan Alina? "Tanya Bu Ambar yang begitu sangat khawatir. Bu Ambar adalah satu-satunya tetangga yang Bu Asih anggap seperti keluarganya sendiri, sejak dia dan Alina memutuskan untuk tinggal di sana Bu Ambar banyak sekali membantu Bu Asih dan juga Alina.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 376 kali sebagai bos sombong
Baca
+Pustaka
Pesona Bos Galak

Pesona Bos Galak

Sosok Sella lantas masuk dengan tatapan bertanya ketika menemukan wanita itu. "Lo ngapain di sini, Bambang? Dicariin Pak Gyan tuh. Lo nggak bawa ponsel?" "Pak Gyan nyariin gue?" Mungkin di mata Sella dia terlihat tolol sekarang. Bukankah hal wajar kalau bos nyari asistennya, kenapa pake ditanya lagi? "Iya. Malah ndekem di sini kayak ayam. Udah sana, kalau ngamuk gue juga yang kena," ujar Sella sebelum masuk ke salah satu bilik toilet.
1074.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai bos sombong
Baca
+Pustaka
BARA CINTA TERLARANG

BARA CINTA TERLARANG

tegur OOm Bulus, menatapku yang terus menunduk. Aku menangkat kepalaku, bertatapan dengan mata tajam Oom Bulus, ada perasaan tidak nyaman Oom Bulus berjalan di sampingku dengan tatapan mata para mahasiswa yang berjalan , berdiri dan duduk di koridor. “Di mana kantor si Bimo?” tanya Oom Bulus. “Itu di sebelah kanan Oom.” jawabku. Kami sampai di pintu yang tertulis Nama BIMO DON SUMITOMO, S.E, M.Ak.
95.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai bos sombong
Baca
+Pustaka
King Of Universe

King Of Universe

Ashura Susano'o yang melambangkan sebuah kewibawaan dan keagungan Bima tiba tiba berubah menjadi sebuah Susano'o yang sangat mengerikan. Susano'o berwarna merah, memiliki tanduk seperti domba, bersayap kelelawar, memiliki 6 tangan dengan memegang bunga lotus hitam, sepasang pedang Dewa Neraka, Rantai Neraka, Cakram Api Neraka, dan Tombak Dewa Neraka. Ukurannya sangat besar, menyamai wujud asli Drago yang luar biasa besar dan kuat. "Kau bisa menghinaku, tapi kalau kau berani menghina orang tuaku, terutama ibu, maka mati adalah jalan terbaikmu!" ucap Bima dengan God Of Eyes yang sudah aktif.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai bos sombong
Baca
+Pustaka
Kesatria Mawar

Kesatria Mawar

Satu gerakan cepat, pedangnya memenggal kepala hewan buruan. “Satu lagi persediaan makanan.” Tawa Farzam pecah. Target buruan kesatria terkuat Kerajaan Arion memang berbeda. Tempat berburunya pun sangat ekstrim, Lembah Kematian. Lokasi terkutuk ini memiliki hewan-hewan aneh. Bozkou adalah salah satunya, makhluk bertubuh seperti sapi, tetapi bertanduk layaknya rusa jantan. Ekornya memiliki ujung runcing nan tajam dan beracun. Perburuan bozkou oleh Farzam adalah ajang pelatihan, bukan sekedar mencari persediaan makanan.
1019.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 529 kali sebagai bos sombong
Baca
+Pustaka
Brajasena Sang Ksatria

Brajasena Sang Ksatria

Konsumsi jurus Bergerak mengubah berbentuk bayangan lebih besar dari yang dia bayangkan, tetapi metode serangan kilat yang tiba-tiba itu memang menakutkan seperti yang dia bayangkan. Kemampuan luar biasa untuk pembunuhan dan serangan mendadak! “Kau… kau binatang kecil, berani-beraninya kau melukaiku! Aku adalah Sumba ….” Sumba mendesis marah, menggeram dengan suara rendah. Dikalahkan oleh seorang murid Padepokan yang baru bergabung di depan begitu banyak orang, kehilangan muka adalah ungkapan yang terlalu ringan; bisa dibilang dia tidak akan pernah memiliki muka lagi….
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai bos sombong
Baca
+Pustaka
Takdir Perjanjian Pernikahan

Takdir Perjanjian Pernikahan

"Aku Bomo teman sekolahmu dulu, Marsha. Aku dengar kau sedang ada di Indonesia. Aku meminta assistantku mencari nomormu. Beruntung aku mendapatkannya., jadi aku bisa menghubungimu, Marsha. Apa kabar, Marsha? Lama tidak bertemu, aku harap kau tidak melupakanku." Seketika Marsha terdiam, dia masih mencerna ucapan pria yang bernama Bimo itu. Dia berusaha mengingat teman sekolahnya yang bernama Bimo. Namun, tiba-tiba, Marsha mengingat satu nama yang bernama Bomo. "Bimo, kau teman SMAku yang dulu menyukai Karin, bukan?" tebak Marsha cepat. Bimo terkekeh dari balik teleponnya. "Aku menyukaimu dan Karin, kalian berdua sama-sama cantik."
8.832.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 873 kali sebagai bos sombong
Baca
+Pustaka
LEGENDA PENDEKAR MABUK

LEGENDA PENDEKAR MABUK

Oleh karena itu Boma Sagara tingkatkan tenaga dalamnya. Jurus Sembah Denawa tampak semakin ganas mematikan. Walaupun tidak menggunakan senjata, tapi setiap pukulan atau tendangan mampu memecahkan batu sebesar kerbau. “Ah! Apa kau bisa …?” seru Saka menggantung seraya melemparkan bumbung tuak dengan maksud supaya ditangkap oleh Boma Sagara. Benar saja secara refleks Boma Sagara menangkap bumbung tersebut. Alangkah terkejutnya ketika dia merasa bagaikan mengangkat gunung.
1032.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 724 kali sebagai bos sombong
Baca
+Pustaka
Perjanjian Leluhur

Perjanjian Leluhur

Samurai berserakan di pelataran. "Aku belum kalah, keparat!" geram Sombu marah. "Jangan besar kepala sebab kepalamu sebentar lagi mengecil kenapa geprek ilmu pamungkas ku!" Sombu bangkit memasang kuda-kuda, suara kera berhamburan dari mulutnya membuat berisik sekitar. Sombu maju menyerbu sambil mengaing keras seperti kera, semakin meyakinkan kalau wajahnya mirip binatang itu.
9.947.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai bos sombong
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Enday Hidayat
Terima kasih buat semua readers, teristimewa untuk yang memberi quotes dan gem, kehadiran kalian telah memberi sumbangsih besar dalam penyelesaian cerita ini. Sudah terbit: Mengejar Cinta Puteri Bangsawan
Kurnialam
Satu Hal yang membuatku makin suka baca novel ini adalah tata bahasa yang digunakan adalah tata bahasa millennial. So, saat kekaguman pada Bastian Tito & Kho Ping Hoo berpadu dengan bahasa Gen Z, novel ini memberikan nuansa yang segar & mengena di hati. Terlebih ada sentuhan kritik Bang Iwan ......
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status