Samaran Terakhir
Namun, tidak semua yang muncul menyambutnya dengan damai.
Satu sosok — tinggi, tak berbentuk jelas, tetapi penuh dengan suara-suara—datang mendekat. Ia menyebut dirinya Frasa Asal.
“Semua ini harus tetap kosong,” katanya. “Ketiadaan adalah kebebasan sejati. Kau, dengan keyakinan dan nama, akan menularkan batas.”
Kai tidak gentar. “Tapi tanpa batas, tak akan ada makna.”