Gairah Liar Paman Mantanku
“Tapi aku justru bikin kamu panik. Aku bikin semua orang bingung. Aku cuma ... nggak tahu harus gimana. Tubuhku panas, dada aku sesak, pikiranku kabur … semuanya terasa … salah. Aku takut kehilangan kendali.”
Rey menggeleng. Ia bergeser, mendekat, dan menyentuh kening Aura dengan keningnya sendiri. Sentuhan itu hangat, lembut, dan menyatukan dua napas yang nyaris patah.
“Kamu tahu apa yang paling aku banggakan dari kamu malam ini?” bisik Rey di antara ruang udara mereka yang tipis. “Keberanianmu. Bahkan saat tubuh kamu dilawan dari dalam, kamu masih bisa memilih untuk nggak menyakiti siapa pun. Bahkan aku.”
Hot Chapters