Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nafsu Bejat CEO

Nafsu Bejat CEO

Ia lalu memberikan isyarat lewat gerakan mulutnya kalau buketnya akan segera selesai dirangkai. "Sudah, Tuan." Seorang florist mengulurkan buket cantik berisi bunga mawar merah dan bunga baby breath. "Thanks." Jack tersenyum sembari memberikan lembaran uang kepada sang florist. Setelahnya ia berderap menuju ke mobil. "Zeta, cantik kan?" Jack membuka pintu mobil sambil menggoyangkan buket di tangannya pelan. "Wahhh... Cantik," pukau Zeta dengan mata berseri-seri.
9.9818.4K viewsCompletedAdded to Library 25.4K Times as buket bunga uang
Show Reviews (80)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Simpan Saja Uangmu Mas

Simpan Saja Uangmu Mas

Terlihat ia merogoh kantong celananya, mengeluarkan uang dan menyerahkan padaku. “Dek, ini uang belanja untuk bulan ini.” Bang Jun menyodorkan uang merah ke tanganku. Setiap awal bulan, Bang Jun memang memberiku uang, meskipun ia pulang tiap Minggu. Aku segera meraihnya dengan perasaan setengah seneng, terasa tipis dari sebelumnya. Segera saja kuhitung uang itu. Benar dugaan ku, nilainya tidak lagi sama seperti bulan lalu.
1015.1K viewsCompletedAdded to Library 437 Times as buket bunga uang
Read
+Library
SISTEM HAREM : Penakluk Wanita

SISTEM HAREM : Penakluk Wanita

balas Edward, tampak acuh seakan uang sebanyak itu tak berarti. "Tapi …." Lena masih enggan menerimanya, "Aku bingung mau buka usaha apa dengan uang sebanyak ini. Takutnya aku tak bisa memanfaatkannya dengan benar," ujarnya, gusar. Edward menghadap Lena, menyentuh rambutnya dengan penuh kasih. "Kenapa bingung sih? Bukankah kamu selalu bilang ingin buka toko bunga? Nah, kamu tinggal membukanya saja menggunakan uang itu," ujarnya.
9.645.4K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as buket bunga uang
Read
+Library
Bunga Takdir

Bunga Takdir

"Ini anak saya, bu." Yara menengok ke belakang begitu mendengar suara mama. Matanya tertuju pada wanita paruh baya yang sudah berdiri beberapa centi. Mama mengedipkan sebelah matanya, memberikan kode. Yara yang awalnya mengernyit bingung, segera memberi salam pada bu guru yang tidak diketahui namanya. "Cantik anaknya, ya, sama seperti mamanya." Mama tertawa pelan, "bu Wiwi bisa saja. Ya sudah, saya pamit undur diri, Bu. Mari."
102.7K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as buket bunga uang
Read
+Library
MENANTU JENDERAL NAGA EMAS

MENANTU JENDERAL NAGA EMAS

Selisih uang yang ditetapkan oleh bank, misalnya pinjam sekian nanti bunganya lima persen atau sepuluh persen atau sekian persen, bunga itu sebenarnya adalah kotoran. Baginya, bunga bank hanyalah anomali. Sesuatu yang sebenarnya jelek dan busuk tapi dibungkus pakai kado ulang tahun. Namanya bagus dan tampilannya keren tapi baunya busuk. Warren tidak pernah menyimpan uang di bank dalam jumlah yang banyak karena dia tidak mau membuat bank lantas jadi untung lantaran uang miliknya lalu diputarkan kembali oleh pihak bank dengan cara yang tidak dia pahami. Dia simpan duit, bank yang dapat untung. Belum lagi potongan atau biaya bulanan dan sebagainya.
8.527.8K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as buket bunga uang
Read
+Library
Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Di atas meja teh ruang tamu, masih terletak kepingan teka-teki gambar yang dulu mereka susun bersama sewaktu masih sekolah dasar. Bantal sofa yang berada di sana merupakan hadiah ulang tahun yang dia berikan dulu, menampilkan cetakan gambar beruang kecil kesukaan Shania. Di sudut area balkon, masih diletakkan papan gambar yang digunakan Shania saat masa SMA, dengan selembar kertas lukisan setengah jadi yang masih menjepit di atasnya.
7.4K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as buket bunga uang
Read
+Library
PENDEKAR LEMBAH HANTU

PENDEKAR LEMBAH HANTU

Rangga menghampiri Retno pencuri lalu berkata "Aku sudah membayarnya dengan kain batik, apa itu kurang cukup?!" Retno pencuri hanya mendengus "Huuh, kain itu nilainya tidak sepadan dengan khasiat bunga itu. Bunga itu dapat menyambung nyawa orang yang sudah tidak mampu lagi melawan penyakitnya. Kami menyebutnya Bunga Sambung Nyawa, sayangnya bunga itu hanya berbunga seratus tahun sekali." Rangga tertegun tak menyangka nilai bunga itu begitu tinggi, bahkan menurutnya nilai bunga itu tidak bisa dinilai dengan uang.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as buket bunga uang
Read
+Library
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Sesuatu dalam dirinya bergeser, seperti pintu yang pelan-pelan terbuka. Penjual bunga, yang sejak tadi memperhatikan dari balik etalase kecilnya, menyerahkan buket mawar The Lady of Shalott yang sudah dibungkus rapi pada Mahesa. Ia terkekeh pelan sambil mengedipkan mata. “Kamu pintar juga merayu. Buket ini melambangkan cinta yang penuh semangat dan abadi. Semoga kamu segera meluluhkan hati pujaanmu.”
1023.3K viewsCompletedAdded to Library 837 Times as buket bunga uang
Read
+Library
Ibu Pengganti Bagi Aruna

Ibu Pengganti Bagi Aruna

Jihan mendongak perlahan, dan jantungnya seolah berhenti berdetak. ​Di sana berdiri Julian. Pria itu tidak membawa bunga biasa. Di tangannya terdapat sebuah buket uang raksasa dengan lembaran seratus ribuan yang disusun sangat rapi dan cantik—sebuah hadiah dengan jumlah yang fantastis, menunjukkan kelas seorang Julian Pratama Adiwangsa.
467 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as buket bunga uang
Read
+Library
Godaan Salah Sasaran Berujung Pernikahan

Godaan Salah Sasaran Berujung Pernikahan

"Untuk istriku." Lucy menutup mulutnya dengan tangan. Matanya mulai berkaca-kaca. Belum selesai. Pelayan lain membawa buket lain yang tidak kalah besar. Namun, buket itu bukan terbuat dari bunga. Melainkan dari uang, yang dilipat rapi membentuk bunga. "Neil..." Lucy tidak bisa berkata-kata.
5.4K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as buket bunga uang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status