My Precious Baby
Kata Bu Ria ketika Geya keluar dari kamar, ibu tua itu sedang menyiangi bawang merah dan bawang putih, bumbu dasar semua masakan Indonesia.
“Enggak kok, sudah bangun daritadi Cuma males keluar kamar.” Geya menjawab sambil cengengesan, berjalan ke arah dapur dan duduk di meja makan, depan bu Ria. Cicih membawa segelas air dingin dan memberikannya pada Geya yang tersentuh karena hal itu, meminumnya sekali teguk sampai tandas.
“Hari libur ‘kan bu, istirahat aja di kamar.” Cicih bersuara, dia duduk di samping Geya, kini memotong cumi asin.
Hot Chapters