Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Sibunian Tongga - Kitab 2: Teratai Abadi

Lalu diisi dengan dedaunan yang sama hijaunya dengan menjanjikan kesegaran udara dan ketenangan. Kupu-kupu berbagai warna muncul di sana-sini, bermain riang, berkejar-kejaran dari satu rumpun bunga ke rumpun lainnya. Atau burung-burung yang entah dari jenis apa yang berterbangan dari satu pohon ke pohon lainnya.
1074.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai burung daun
Baca
+Pustaka
Kembalinya Kesatria Pedang Giok Hitam

Kembalinya Kesatria Pedang Giok Hitam

Disaat sedang bersantai, tak lama terdengar kicauan burung kecil yang berulang-ulang dan ramai sekali, namun hal tersebut tak menganggu kenikmatan mereka. Berbeda dengan Mae, burung itu seakan saling berjeritan, bukan berkicau, karena penasaran, akhirnya Mae pun mencari asal bunyi burung tersebut. Berapa Mae sangat kaget, itu adalah burung asli dari pegunungan yang ada di Taipe. Mengapa sampai ke sini? "Apa yang terjadi? Apa kau ingin mengabarkan sesuatu padamu?" tanya Mae pada burung-burung kecil mirip burung gereja tapi berbulu putih bersih bak salju.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai burung daun
Baca
+Pustaka
Putra Naga: Aliansi Mematikan

Putra Naga: Aliansi Mematikan

Maka dari itulah ras Pemanggil diburu hingga mereka mengasingkan diri, bersembunyi selama bertahun-tahun dari dunia. Dari arah selatan, di antara rerimbunan hutan yang ada di sekeliling kerajaan muncul burung-burung yang keluar dari sarangnya. Jumlah mereka sangat banyak. Bukan hanya burung-burung, tetapi makhluk-makhluk bersayap lainnya yang lebih kecil bentuknya. Kupu-kupu juga ikut terbang keluar. Mereka keluar seperti buih, bergerombol, lalu membentuk kesatuan yang sangat besar. Mereka sama seperti kumpulan reptil-reptil terbang dari kejauhan itu, tapi dengan warna yang lebih cerah.
1034.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai burung daun
Tampilkan Ulasan (28)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y thor Ksatria Pengembara adalah CERSIL NUSANTARA Hadir sebagai Cersil Nusantara yang mengangkat cerita pendekar-pendekar dari seluruh nusantara, bukan hanya pendekarnya, tapi juga semua ilmu-ilmu yang melegendapun ada disini. UPDATE TIAP HARI Jgan lupa mampir y
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Pendekar Tiga Iblis

Pendekar Tiga Iblis

Dalam beberapa hari ini, Ratu Senja disibukkan dengan momongan baru, yaitu seekor burung sebesar separuh ayam jago. Burung itu berbulu hitam dengan mata berwarna hitam berlingkar kuning. Paruhnya mirip paruh burung dara. Cekernya berwarna merah kehijau-hijauan. Ratu Senja tidak tahu jenis apa burung tersebut, karena Iblis Jelita juga tidak tahu namanya. Yang jelas, burung milik mendiang Pendekar Tabur Bunga itu gendernya betina.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai burung daun
Baca
+Pustaka
Raja Baru untuk Dunia Kegelapan

Raja Baru untuk Dunia Kegelapan

Di Ergions, Raja Arlen meletakkan Penjara Daun di Pohon Kehidupan. Udara berembus dingin, membawa aroma tanah dan getah pohon yang khas. “Moura, kau harus memastikan daun ini tidak pernah gugur,” pesan Raja Arlen, suaranya berat, diiringi desiran angin yang berbisik di antara dedaunan Pohon Kehidupan yang menjulang tinggi.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 225 kali sebagai burung daun
Baca
+Pustaka
Akhirnya Kumenemukanmu

Akhirnya Kumenemukanmu

Caca tak henti bertanya akan jenis binatang yang ada dalam kandang masing-masing. "Om itu burung apa namanya?" Jari mungil Caca menunjuk sebuah kandang burung merak. "Kenapa ekornya panjang sekali?" "Itu namanya burung Merak, Ca. Ekornya bisa mengembang seperti kipas. Ada banyak warna warni dalam bulu di dalam ekornya." "Waah pasti bagus kalau ekor itu mengembang ya, Om? Caca mau melihat ekor itu kalau mengembang," pintanya kegirangan.
1028.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 871 kali sebagai burung daun
Baca
+Pustaka
SERULING SAKTI SANG NAGA

SERULING SAKTI SANG NAGA

Tak ingin mengganggu, bocah cerdas itu berpaling dan berlari kecil menuju pohon tua di dekat situ. Di bawah naungan pohon rindang, Du Fei mulai memunguti daun-daun kering yang berserakan. Tiba-tiba, matanya menangkap kilasan warna biru yang menari-nari di udara. Seekor kupu-kupu dengan sayap secerah langit musim panas terbang mengelilingi kepalanya, seolah mengajaknya bermain.
9.529.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 678 kali sebagai burung daun
Baca
+Pustaka
LELAKI PALING DIINGINKAN

LELAKI PALING DIINGINKAN

Di pelataran megah Mansion Fortman, kawanan burung gereja terbang rendah, sayap-sayap kecil mereka membelah kabut tipis sebelum hinggap di atas hamparan rumput yang dipangkas sempurna. Di bawah pohon maple yang berdiri simetris layaknya penjaga gerbang keangkuhan, makhluk-makhluk itu mematuk tanah, mencari sisa kehidupan di balik jatuhnya bunga pinus kering yang berserakan.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai burung daun
Baca
+Pustaka
Batu Akar Raja

Batu Akar Raja

Beberapa pohon bahkan memiliki ranting yang menjulang ke atas hingga menyentuh langit bawah tanah yang tampak seperti kain hitam bertabur bintang kecil. “Lihat saja!” teriak Danu dengan mata yang melebar lebar, mengarahkan tangan ke arah sekelompok burung yang sedang terbang melintasi langit bawah tanah. Burung-burung tersebut memiliki bulu yang bersinar seperti logam dan sayap yang transparan seperti kain sutra, dengan bentuk yang tidak pernah mereka lihat di dunia atas. “Saya tidak pernah membayangkan bahwa ada kehidupan yang begitu indah di bawah tanah kita!”
10597 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai burung daun
Baca
+Pustaka
TULANG SUCI NAGA ABADI

TULANG SUCI NAGA ABADI

“Teknik Dao Taraf Keempat : HUJAN PEDANG MUSIM GUGUR!” Langit dalam Domain yang semula kelam, mendadak pecah terbuka, digantikan oleh langit emas yang berguguran kelopak daun mapel. Aroma wangi bunga musim gugur memenuhi udara dengan tenang, tapi menyayat. Dari langit ilusi itu, terbentuk pedang raksasa sepanjang seribu li, dengan pola daun emas menyatu di sepanjang bilahnya. Ujung pedangnya mengarah ke bawah, seperti jatuh dari surga.
1015.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 603 kali sebagai burung daun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status