Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Peluklah aku Seperti Dulu

Peluklah aku Seperti Dulu

“Nick, dengan mobilmu rusak, pasti merepotkan untuk pergi ke mana-mana. Pakailah mobilku untuk sementara.” Nick berusaha mengembalikan kunci itu segera. “Aku tidak bisa melakukan itu, Piper,” protesnya. Piper adalah seorang janda berusia 34 tahun, pengusaha start-up yang ia bangun sendiri dan enam tahun lebih tua dari Nick. Mereka bertemu di sebuah gym. Ia mendorong kunci itu kembali ke tangan Nick dan mendesak, “Nick, tidak perlu sungkan, oke? Lagipula, aku punya lebih banyak mobil dan tidak sempat aku gunakan semua. Pakai saja untuk sementara.”
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 726 kali sebagai by by piper
Baca
+Pustaka
Menjinakkan sang Alpha Tiran

Menjinakkan sang Alpha Tiran

tanya Altreisa “Ada nyonya. Tepatnya di sebelah barat, ada gua yang terlihat tua dan kosong” “Kita kesana” Piper berubah menjadi rubah berukuran besar dan Altreisa menunggangi punggungnya. Piper berlari dengan cukup cepat. “Piper, kau yakin gua ini kosong?” Altreisa sangsi akan hal itu “Saat itu memang kosong nyonya. Bahkan saya tidak merasakan hawa gua ini yang di huni” “Tapi aku merasakannya sekarang. Mana yang cukup besar dan cukup kuat” jawab Altreisa
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai by by piper
Baca
+Pustaka
Hello, Papa!

Hello, Papa!

Plak! Sebuah tamparan mendarat di pipi Priscilla, nafas Diandra berderu cepat karena emosinya yang sudah berada di pucuk kepala. Diandra menangkup dagu Priscilla erat, hingga kukunya yang panjang menancap di kulit Priscilla. "Dasar lonte gak tau diri!" sebuah tamparan mendarat lagi di pipi Priscilla yang satunya dan meninggalkan bekas memerah.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 654 kali sebagai by by piper
Baca
+Pustaka
Hasrat Terpendam Papa Tiriku

Hasrat Terpendam Papa Tiriku

"Sebentar, sebentar. Rasanya ada yang ketinggalan makanya tangan aku nggak mau lepas." Olivia mengerutkan dahi, penasaran, "Apa itu, Mas?" Tanpa bicara panjang, Adrian menunjuk ke pipinya dengan senyum jahil. Olivia mendelik, wajahnya merona. "Cium? Malu, Mas! Lihat dong, di depan halte banyak orang. Kalau mereka lihat, gimana?" protesnya cepat. "Loh, kan cuma kecup di pipi. Bukan cium bibir. Hayo, kamu mau dicium di bibir, ya?"
10100.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai by by piper
Baca
+Pustaka
PAPA MUDA

PAPA MUDA

PAPA MUDA 39 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Belum sempat menyempurnakan jawaban, sesuatu yang lembut dan hangat terasa begitu saja tanpa aba di atas bibir tipis sang wanita. Tanpa kata apalagi permisi, pria yang mulai dikuasai iblis memberikan kecupan mesra dan penuh gairah. Debar yang mulai tidak bisa menahan gejolaknya mendadak seperti mendapat guyuran air langit. Sejuk.
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai by by piper
Baca
+Pustaka
Wanita Lain di Hati Papa

Wanita Lain di Hati Papa

Mendapati papanya datang ke rumah wanita lain dan bersikap layaknya seorang laki-laki yang sedang mencintai, membuat Alya berang dan melabrak perempuan yang dianggap akan merusak keutuhan keluarganya. Namun, siapa sangka, Alya justru mendapat sebuah kejutan yang membuat hatinya hancur. Siapa sebenarnya wanita itu?
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai by by piper
Baca
+Pustaka
Si Lesung Pipi

Si Lesung Pipi

"Iya, mau ngomong penting" "Tuh denger, kan?" "Ok. Kita tunggu disini" ...................................... "Si Lesung Pipi?" "Iya, karna lesung pipi kaka itu tuh" "Hmm...memang jodoh sih mereka berdua ini, Shan. Yang satu Si lesung Pipi, yang satu Brow Eyed Girl. Sama-sama alay"
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 294 kali sebagai by by piper
Baca
+Pustaka
Pies of Love

Pies of Love

Saat pertama kali mendapatkan buku resep tersebut, Erin menemukan surat wasiat dari ibunya yang berpesan untuk menggunakan buku resep ini apabila Erin ingin mengikuti jejaknya. Dalam buku resep tersebut, terdapat resep pai bluberi, stroberi, apel, dan ceri yang ditulis ibunya. Erin tidak menyangka ibunya bisa membuat pai karena yang ia tahu, ibunya hanya menjual roti di tokonya hingga akhir hayatnya. Setelah mencoba membuat pai sesuai resep tersebut, ia memberikannya pada Alya dan teman-teman kerjanya di kedai untuk tes rasa. Mereka semua menyukai pai buatan Erin hingga mereka menyarankan untuk menjualnya di kedai. Erin memberikan untung penjualan painya sepuluh persen kepada Alya. Ia sama s
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai by by piper
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Papa Tiri Suamiku

Sentuhan Panas Papa Tiri Suamiku

Napasnya ngos-ngosan, dan kepalanya pun bersandar di pundak Barra. Barra melayangkan kecupan pada puncak kepala Rinoa. Lalu bibirnya mendekat ke telinga Rinoa, dan berbisik, "Ini belum apa-apa, Noa. Barusan kamu cuma orgasme ringan, baru lewat bantuan jari Papa. Papa bisa bikin kamu lebih banjir lagi. Tertarik?" Rinoa seketika merinding begitu mendengar bisikan itu. Ini nyata gila, tapi Rinoa mulai suka dengan hal gila ini.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai by by piper
Baca
+Pustaka
Hello to Papa

Hello to Papa

ujar Kakek Pion tiba-tiba membuka suaranya. "Ada apa, Kakek?" tanya Bella. "Jaman sekarang ini anak perempuan itu harus bisa menjaga dirinya." Bella menoleh dengan refleks, ia menelan salivanya. "Maksudnya, Kakek?" Bella menatap tanpa berkedip, Bella tahu yang kakek Pion maksud. "You know lah, ada banyak korban pelecehan pada gadis. Ini beritanya masih anget."
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai by by piper
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status