Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Call Me, Reyn

Call Me, Reyn

Drrttt! Aku mengambil ponsel disaku celanaku dan melihat siapa yang meneleponku. Tertera nama tuan Jeff dilayar ponselku yang menyala terang. “Mau apa si tua bangka ini,” gerutuku. “Halo, ada apa, Tuan?” “Bodoh! Kenapa dia bisa celaka. Dia adalah asetku untuk menghancurkan Coudry Limantara.”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Serangan Balik Kehampaan: The Void-Phantoms Menyadari bahwa gerbang mereka terkunci, The Silent Audience mengirimkan gelombang serangan baru. Kali ini bukan entitas fisik seperti Noxis, melainkan The Void-Phantoms—parasit kesadaran yang mencoba masuk melalui celah meditasi Surya. Mereka mencoba membisikkan kegagalan dan keputusasaan langsung ke dalam jiwa Surya yang sedang terbagi sebelas.
704 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
Makhluk Panggilan Terkuat

Makhluk Panggilan Terkuat

”Dyno Thunder! ROOOAARRR! Raksasa besar dengan mulut besar dan gigi-gigi besar muncul. Dyno makhluk panggilan Kai menggigit salah satu pasukan Cylorg. Pertarungan tak bisa dihindarkan. ”Membosankan!” teriak Cylorg. Dia menggunakan kekuatan api dari dua telinganya, dan semburan api begitu besar menghancurkan semua makhluk panggilan Kai dan juga milik Brandon. Semua makhluk panggilan hancur dan para manusia itu merasakan serangan energi kuat
9.23.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
EVANESCENT

EVANESCENT

“Nggak, Ra. Aku bukan milik Amanda...” “Bohong! Jelas-jelas hari itu... ha-ri i-tu, ka-mu...” Naras benar-benar tak sanggup lagi meneruskan ucapannya. Dengan nafas yang tercekat, ia berusaha untuk tenang dengan mengambil nafas tiga kali. Kemudian ia menaruh kedua tangannya di bahu dalam posisi menyilang seperti memeluk dirinya sendiri. Tak lupa ia memejamkan matanya sambil terus menangambil nafas dalam. Naras melakukan teknik butterfly hug yang umumnya cukup ampuh untuk healing ketika panik. Benar saja, tak lama kemudian ia bisa kembali tenang meski hatinya masih diliputi kegelisahan.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Pria tua yang pernah kau temui di perpustakaan muncul kembali, namun kali ini ia mengenakan baju zirah cahaya. "Nara, Nari... kalian telah melakukan hal yang luar biasa, namun kalian juga telah menarik perhatian sesuatu yang jauh lebih besar," kata pria tua itu. "Di luar Realitas Inti, ada sebuah entitas yang disebut The Void Sovereigns (Para Penguasa Kekosongan). Mereka melihat jaringan semesta kalian sebagai ancaman bagi keseimbangan absolut mereka."
735 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
Lentera Kegelapan

Lentera Kegelapan

kata Ray mengakhiri percakapannya. Bola cahaya itu lalu melesat cepat pergi ke angkasa meninggalkan kami. Cahaya di tangan Ray redup dan hilang. Dia menurunkan tangannya, lalu kembali menoleh padaku. "Apa itu tadi Ray?" tanyaku. "Itu adalah Vivi, sebuah Void. Aku baru saja meminta bantuannya semoga rencanaku berhasil," kata Ray sambil kembali terdiam, seakan sudah terlalu banyak isi dipikirannya.
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 463 kali sebagai call of the void
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Jordi Onsu
awalnya iseng ngisi waktu buka aplikasi ini buat cari bacaan, terus lihat covernya menarik kayaknya. Pas dibaca ternyata bagus, rekomended banget. Ide ceritanya bagus, penyajiannya juga keren, alurnya gak mudah ketebak. Goodjob buat penulisnya, terima kasih sudah bikin karya sebagus ini yah.
Ummi Musyadah
saya kira di GN isinya cuma novel esex-esex tentang Ceo, perselingkuhan, dan scandal. Saya kira juga penulis di GN cuma bisa nulis cerita yang cerita yg esex-esex doang biar karya mereka laku. Eh taunya ada karya dan penulis yang seperti ini, berani melawan arus dan mampu menyajikan karya yang beda.
Baca Semua Ulasan
Humming of Death

Humming of Death

Bahu mereka membungkuk, tangan terkulai, seakan siap jatuh kapan saja. Lantai dipenuhi botol kaca kosong, sebagian masih berisi cairan berbahaya yang membuat mereka menjadi zombie yang merangkak dalam dunia halusinasi. Jumlahnya menggunung, menandakan betapa banyaknya orang yang sudah terseret dalam cengkraman Garrett. “Carlo, ada pemasukan dari Garrett beberapa hari terakhir?” suara Piero terdengar tenang, tapi matanya awas, mengamati setiap gerak di ruangan itu.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
THE DEAD WALK

THE DEAD WALK

“Kalau lo ketawa... ketawanya bisa nanti aja di neraka!” Sementara Kaela terus memimpin pertempuran di barisan depan, suara-suara dari menara mulai berubah. Seperti suara bisikan. Gemuruh dalam kepala. Elio menutup telinganya. “Lo denger itu?” “Suara Null,” desis Kaela. “Dia mulai masuk ke kepala kita.” “Sial, bukan cuma fisik. Dia juga main mental.” Jonas di belakang mereka tiba-tiba jatuh berlutut, menggenggam kepalanya. “Aku... aku lihat dia. Dia di sana... berdiri... memanggil...”
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
PARANORMAL CANTIK

PARANORMAL CANTIK

Mereka juga tak melihat seperti apa wajah si pemilik suara mengerikan itu, yang mereka tahu, suara tersebut adalah suara wanita yang memiliki gelombang getaran menyakitkan telinga. "Tamat sudah riwayatmu, bidadari keparat! Kamu harus hancur hari ini supaya tidak ada lagi penghalang bagi Raja Kegelapan...Hiaak, haaaahk, haaahhk, haaahk...!" Di saat suasana genting seperti itu tiba-tiba terdengar suara lain yang menggelegar di sana. "Mau ke mana kau Kumala Sarita .. .!"
1035.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 897 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
MOIROE

MOIROE

"Aku temani." Mendengar hal itu Cato langsung bergerak ke samping Isaura, "Hei hei, Aku yang lebih dulu menemui Isaura disini, berikan sedikit waktu untuk kakak tercintanya ini menyapanya. Lagipula, kalian ini siapa? Mengapa aku mencium udara dingin di sekitar kalian?" "Kau siapa?" Evander justru balik bertanya. Cato mengangkat alisnya, "Aku Cato, tepatnya Cato Damaresh. Salah satu alpha tertampan di pack ini."
1026.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 778 kali sebagai call of the void
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status