JODOH PILIHAN MAMA
Takaran kreamer, kopi dan gulanya yang pas, meski tidak dibuat dengan coffeemaker seperti di salah satu stand di kantinnya.
“Kenapa marah?” timpal Aditya seraya meletakkan sendok bekas adukan kopi di piring kecil yang menjadi alas cangkir kopinya.
Intan meletakkan piring berisi omelet ke hadapan Aidtya, lalu mendekatkan saus sambal ke dekat piring itu. Sayangnya, dapur Aditya tak memiliki bumbu apa-apa. Jadi, omeletnya hanya telur ditambah lada dan bawang putih bubuk, serta ditabur sedikit garam. Tanpa tomat, sosis ataupun irisan bawang Bombay dan bawang merah. Itu pun juga hasil buruan Intan di supermaret di lantai bawah.
Hot Chapters