Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Candu Dekapan Kakak Ipar

Candu Dekapan Kakak Ipar

“Mama mau tinggal sama Anggita?” “Iya,” jawab Inggrit cepat, nyaris tanpa berpikir. “Kamu harus tinggal sama Mama.” Anggita terdiam sejenak, lalu menatap Dante dan Inggrit bergantian. Dengan nada lugu, tanpa beban, ia berkata, “Kalau gitu … Mama nikah aja sama Papa.” _____ “Ini, Tuan. Minumannya,” ucap karyawan kafe sambil menyerahkan dua gelas dingin di atas nampan kecil. “Satu Mango Sunday Ice Cream dan satu Gula Aren Milk Tea.”
9.82.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60.3K kali sebagai bang cupu
Tampilkan Ulasan (145)
Baca
+Pustaka
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Honey Box
Hai kak, ini novel pertama kamu yg aku baca. Aku suka banget!! Awalnya aku ragu ketika baca judulnya, tapi setelah baca beberapa bab aku malah ketagihan. Plot twist nya banyak ya kak, udah gitu penggunaan kalimat dan dialognya oke banget.. Aku bela²in beli koin kak ...
Baca Semua Ulasan
Dari Cupu Jadi Mantu

Dari Cupu Jadi Mantu

“Gue nggak abis pikir kenapa masyarakat Indonesia seneng banget nontonin konten keluarga mereka. Semuanya fake, gila. Kalo nggak ada kamera yang nyorot, mereka seolah gak peduli satu sama lain dan bener-bener, aduh, chaos banget, deh. Kepala gue sampe sesakit itu padahal baru ngabisin waktu tiga jam bareng itu keluarga.” “Well, nggak kaget, sih. Company gue juga pernah, tuh, ngajuin kontrak ke mereka buat jadi brand ambassador. Tapi setelah riset dan nanya sana-sini, banyak yang nggak ngerekomendasiin. Jadinya pake yang sekarang, deh,” sambung Winona menanggapi cerita temannya. Keduanya masih terus membahas keluarga tersebut selama beberapa waktu sampai pesanan mereka yang lain datang. “This
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai bang cupu
Baca
+Pustaka
Cupang Di Leher Suamiku

Cupang Di Leher Suamiku

rengek Intan, Intan menepis tangan Bayu yang tengah mengusap lembut puncak kepalanya. Setelah selesai membuat pesanan, Bayu baru teringat kalau dia tidak membawa uang sepeser pun, ia lupa jika sudah memberikan semua uangnya pada Kinara pagi ini, apa yang harus di lakukannya saat ini? Bayu bingung bukan kepalang, ia tidak ingin memberi tahu Intan kalau dirinya sedang tidak membawa uang hari ini, Bayu terus memikirkan apa yang akan terjadi ketika ia membayar bill saat selesai makan nanti? masa iya dia harus pergi dengan meninggalkan ktp sebagai jaminan? mau di taruh di mana wajah Bayu?
1025.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 819 kali sebagai bang cupu
Baca
+Pustaka
Kupu-kupu Kertas

Kupu-kupu Kertas

Sementara di sampingnya ada dua sejoli yang sedang asyik berbincang, seorang bule dan kekasihnya yang berkulit eksotis. Sebenarnya bar ini meniru konsep bar-bar yang ada di Havana atau Jamaika, sebuah bar eksotis dengan dinding bambu di pinggir pantai, lengkap dengan lampu-lampu gantung yang berwarna-warni. Namun kenyataannya Bar itu demikian suram, sesuram bendera besar berwarna merah-kuning-hijau dengan gambar daun singkong di tengahnya, serta foto Bob Marley terpasang menggantikan foto SBY, dan foto Mbah Surip menggantikan Budiono. Melihat bartendernya yang berambut gimbal -Bob- sudah bisa menjelaskan bar ini benar-benar diperuntukkan untuk turis-turis low budget. “Gimana bisnis?” Sheena
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai bang cupu
Baca
+Pustaka
Bos Kampret Ku

Bos Kampret Ku

Mana jaraknya jauh lagi di ujung. Di pantry ada Yolanda yang langsung keheranan melihat Lila datang dengan cangkir berisi kopi yang masih penuh, dan raut muka asem tentunya. "Nggak jadi nganter kopi apa gimana?" tanyanya penasaran. "Salah bikin kopi aku, Yol." Yolanda melongok ke cangkir yang dibawa Lila dan meloloskan tawa. "Ini kopi item? Kaya yang biasa buat Pak Septa?"
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai bang cupu
Baca
+Pustaka
Sang Bangsawan

Sang Bangsawan

Angela mulai bertanya-tanya dengan rasa penasaran. "Mungkin dia menyimpan botol itu untuk menambah energi saat melakukan ritual membuat keturunan dengan Lord?" Tebakan Peter sukses membuat Angela tertawa terbahak-bahak. Sedangkan Johnny terdiam seribu bahasa di tempat, lalu Felco terlihat menggeleng-gelengkan kepalanya. "Dasar gila! Kau pikir Duchess selemah itu?" Caci Angela.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai bang cupu
Baca
+Pustaka
BENALU

BENALU

Aku melipatkan kening. “Berapa?” tanyaku. “Lima ribu satu bungkus, Bang.” Jawabnya. Aku lapar dan juga haus. Mungkin cendol bisa mengatasi keduanya. Ku sodorkan uang lima ribu, menukarnya dengan sebungkus cendol. “Umurmu berapa?” tanyaku. Seraya menikmati cendol itu. “Sepuluh tahun, Bang.” Jawabnya, sambil memasukkan uang lima ribu tadi ke saku celananya.
9.949.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai bang cupu
Baca
+Pustaka
SEBUNGKUS MIE INSTAN

SEBUNGKUS MIE INSTAN

Ada kepiting asam manis, lobster, cumi lada hitam, gurame krispi tidak lupa tumis kangkung dan juga tauge. Aku menelan ludahku sendiri. "Bu, pesannya banyak banget?" "Halah, biasanya juga seperti ini. Kamu ini kenapa sih, Jim. Ibu kan sudah bilang kalau di ATM kamu pasti masih ada uang gajinya di Sekar. Lagian kamu itu juga gak ikut nyari jadi gak usah perhitungan banget kaya gitu." Ibu justru protes tidak suka dengan sikapku yang dianggapnya pelit dan perhitungan.
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai bang cupu
Baca
+Pustaka
Menjadi Candu Guruku

Menjadi Candu Guruku

gumam Joana sambil meneliti kembali bumbu yang sudah berada di dalam cobek. "Cabe udah. Bawang merah, bawang putih, pangeran tampan ...." Netra wanita belia itu lalu tertuju pada Andreas yang kini sudah duduk manis di sofa. Joana kemudian terkekeh geli sendiri dengan khayalannya yang malah mengingat dongeng legendaris, 'Bawang putih dan Bawang merah'. Mendengar tawa Joana, Andreas hanya melirik sekilas. Perhatian pria muda tersebut segera kembali ke layar ponsel. Entah apa yang dia lakukan dengan benda pipih tersebut.
1037.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 926 kali sebagai bang cupu
Baca
+Pustaka
AKU TANPAMU

AKU TANPAMU

“Masuk dulu, Mas. Kelihatannya kamu kedinginan.” Di villa memang selalu disediakan teko listrik untuk air panas beserta teh dan kopi serta segala perlengkapannya. Maka dengan segera kupanaskan air untuk membuatkan minuman hangat untuknya. Kulangkahkan kakiku dengan kaku mendekatinya sambil membawa kopi kental yang masih mengepul. “Terima kasih,” ucapnya, dari mulutnya keluar asap menandakan ia memang sedang kedinginan.
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 698 kali sebagai bang cupu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status