Kembalinya Istri Sah sang CEO
Dia menarik napas dalam-dalam, “Maaf, Eddy. Mama bukannya sengaja membohongimu. Kakekmu yang menyuruh Mama melakukannya. Mama juga nggak punya pilihan lain. Mama takut kamu salah paham, mengira Mama wanita yang kejam dan keji, makanya Mama nggak berani mengakuinya. Eddy, bantu Mama hapus video ini, ya?”
“Tunggu.”
Setelah mengatakannya, Eddy pun tidak berbicara lagi.
Dia duduk di depan komputer, menatap layar itu dengan mata hitamnya.
Video yang berdurasi lebih dari 50 detik itu dengan mudah dipecahnya menjadi banyak gambar yang tak terhitung jumlahnya, kemudian gambar-gambar itu dihancurkan dan dihapus.
Tepat ketika dia mengira dia sudah selesai, tiba-tiba gambar-gambar yang dia hancurkan it
Bab Populer