WANITA BAYARAN
Aku menghirup napas dalam, sedikit lega rasanya, aku pikir Bara menyuruhku untuk membuka pakaianku, ternyata aku salah, dia hanya menyuruhku membuka mata.
"Ayo buka!" Ulangnya lagi.
"Atau aku paksa kamu membukanya dengan caraku?"
"Satu ... dua ... tiga ...."
Bergegas aku membuka mata, sebelum Bara melakukan hal yang tidak-tidak padaku.
Pandangan kami bertemu, posisi wajahnya sejajar denganku, setetes air rambutnya menetes di wajahku. Melihat tatapan Bara dalam posisi seperti ini membuat dadaku berdebar. Entahlah ... entah karena apa.
Hot Chapters