Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setan-Setan yang Merasuki Tubuh Suamiku

Setan-Setan yang Merasuki Tubuh Suamiku

Titahnya. Nampak guratan senyum bahagia menyelimuti wajah Tari. Dia terlihat sangat bersemangat ingin segera mencoba mainan barunya yang terlihat lucu itu. Namun di balik kelucuan yang dia punya, tetap saja di dalam boneka jerami itu terdapat sebuah tali pocong. "Baik Mbah." Ucap Tari menunduk. "Jangan lupa, mandikan pusaka itu itu dengan darah setiap malam bulan purnama." Titah mbah Kaji mengingatkan.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 371 kali sebagai cara menarik benda pusaka
Baca
+Pustaka
Terapis Pembawa Petaka

Terapis Pembawa Petaka

Saat ini, ada pengajuan pertemanan baru pada akun Line ku. Melihat foto Tiara pada profilnya, aku langsung menerima permintaan pertemanannya. Tiara mengirimkan foto Dirga yang sedang tidur. "Kak, aku nggak bohong. Kak Dirga benar-benar sudah tidur." "Kak, Kak Dirga bilang kamu seperti zombi yang nggak punya gairah seksual. Katanya dia sudah ingin mencampakkanmu sejak lama."
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai cara menarik benda pusaka
Baca
+Pustaka
Tujuh Dewi Dan Pusaka Iblis Pemikat

Tujuh Dewi Dan Pusaka Iblis Pemikat

Abah Karsa percaya bahwa pusaka-pusaka itu mampu berguna di kehidupan sehari-hari bagi siapa pun yang memegangnya dengan cara yang misterius Dan Pak Bahja adalah salah satu pemegang pusaka itu, hal magis sudah menarik perhatiannya sejak lama. Ia mendapatkan pusaka itu awalnya demi memperlancar urusan rumah tangganya pada saat itu, di mana ia tidak percaya diri dengan kemampuannya sebagai suami. Abah Karsa memberikan pusaka tersebut hanya sebagai sugesti, ia memberikan beberapa bulir mutiara yang dimasukkan ke kantung kecil dan selalu dibawa ke mana pun.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai cara menarik benda pusaka
Baca
+Pustaka
Jaka, Gantian Dong! Aku Udah Nggak Tahan!

Jaka, Gantian Dong! Aku Udah Nggak Tahan!

Ia tahu jika Jaka cukup awam soal benda pusaka seperti ini. “Jadi begini Jaka. Arca Dewi Rengganis ini salah satu artefak budaya, kalau kamu terbukti mencuri di cagar budaya atau museum, maka kamu akan di penjara, tetapi jika kamu menemukannya tidak sengaja, seperti di sungai, maka barang ini akan disita.” “Oh, begitu ya Pak. Ja-jadi… itu enggak bisa di jual dong, Pak?” Jaka langsung murung.
10182.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai cara menarik benda pusaka
Baca
+Pustaka
Brajasena Sang Ksatria

Brajasena Sang Ksatria

Barang pusaka hanya dapat disimpan dalam tubuh jika sudah mencapai tingkat bumi atau lebih, itulah sebabnya Barang pusaka yang ditempa menggunakan Metode Pemurnian Darah setidaknya berukuran tingkat bumi. Menggunakan tubuh manusia untuk memelihara Senjata! Beberapa Ketua menatap Tana Perbaya berwajah muram di arena, lalu mengalihkan pandangan mereka ke Laksana yang berwajah tenang. Mereka semua merasa bahwa Laksana sedang dalam kondisi yang luar biasa tenang saat ini…. Tidak ada sedikit pun kejutan…. Tampaknya…. “Hehe…” Laksana mengamati semua orang, lalu tersenyum kecut: “Tidak perlu menebak, akulah yang menyempurnakan tingkat bumi Barang pusaka itu saat itu.”
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai cara menarik benda pusaka
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Artefak itu bersinar dengan cahaya emas lembut, memancarkan kehangatan yang menenangkan. Di istana, La Putu memanfaatkan ketidakhadiran Wakaaka untuk melancarkan rencananya menggagalkan *Ritual Kesatuan Adat*. Ia menghasut beberapa tokoh tua untuk percaya bahwa ritual tersebut adalah penghinaan terhadap leluhur.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai cara menarik benda pusaka
Baca
+Pustaka
Man Legend: Dewa Pelindung & Titisan Ratu Selatan

Man Legend: Dewa Pelindung & Titisan Ratu Selatan

Respon Mbah Ajeng. "Cara yang terakhir adalah menggunakan wadah pusaka yang memiliki kecocokan dengan energi roh yang akan dikeluarkan.. Untuk menggunakan teknik ini, kamu harus terlebih dahulu mencari wadah pusaka yang cocok dengan roh kera putihmu.. Kita tidak punya waktu untuk itu.. Lagipula aku tidak menyarankan untuk memakai cara ini.. Karena harus menyiapkan wadah pusaka untuk setiap roh.. Cara ini terlalu bergantung pada alat.. Sangat beresiko." Lanjut Mbah Ajeng menjelaskan.
10632 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai cara menarik benda pusaka
Baca
+Pustaka
Kafan Hitam

Kafan Hitam

Setelah mendengar penjelasan singkat dari ustaz muda itu, ia langsung mengajak Lukman pergi ke kediamannya. Ustaz Ahmad segera membuka lembaran-lembaran salinan dari buku pusaka yang diterjemahkan beberapa waktu lalu. Sejujurnya, ia belum selesai membacanya hingga tuntas. Namun, saat mendengar keputusan Kiai yang ingin pergi ke Ciboeh seorang diri serta ucapan Lukman yang bertanya perihal salinan dari buku pusaka itu, tiba-tiba saja perasaannya menjadi gelisah. Pasti ada informasi yang bisa ia ambil dari catatan ini, pikirnya. “Punteun, Ustaz,” ujar Lukman, “seingat saya, ada catatan yang mengatakan kalau ritual untuk mendapatkan kujang pusaka itu harus dilaksanakan tepat saat bulan purnama.
9.774.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai cara menarik benda pusaka
Baca
+Pustaka
Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam

Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam

Dia mencibir dan hendak menggunakan cara keras. Arlo mengibaskan tangan, menghentikannya. "Tenang dulu." Selesai berkata demikian, dia maju selangkah sambil tersenyum tipis. "Tujuan kami hanya ingin tahu asal-usul benda ini. Selama dijelaskan dengan baik, kami nggak akan mempersulit Galeri Pusaka Agung." "Barang antik yang diperdagangkan secara resmi pasti memiliki sertifikat autentikasi dan keterangan sumber."
9.8521.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.5K kali sebagai cara menarik benda pusaka
Baca
+Pustaka
ATURAN LANGIT!

ATURAN LANGIT!

Langit menjura hormat dan menanyakan kabar dari Mentor terbaiknya ini, bahkan dia tidak segan untuk memeluk Paman Wangsa yang sudah dianggapnya sebagai orang tuanya sendiri. "Dengar kan aku Langit, ada beberapa hal yang harus aku sampaikan kepadamu. Pertama, selama di sana kamu tidak boleh menonjolkan dirimu, berusahalah untuk tetap menjadi orang biasa agar kamu mudah berbaur dengan yang lainnya, dan kami bisa fokus dalam menerima berbagai macam Disiplin Ilmu dan Wawasan yang mungkin belum pernah kamu tahu sebelumnya. Kedua, simpan Benda-benda Pusaka mu di Kotak Penyimpanan, dan jangan sampai ada orang yang tahu. Karena di sana semua Mahasiswa baru tidak boleh membawa apapun selain perlengka
9.272.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai cara menarik benda pusaka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status