MEMATAHKAN SUMPAH IBU
Kenapa aku bisa melupakannya!
Kubuka diari bersampul hitam itu. Dahiku mengernyit. Ini buku agenda yang digunakan sebagai diari. Kubolak-balik isinya. Ya Tuhan! Semuanya berbahasa Inggris! Maksudku, aku tak masalah dengan membaca teks berbahasa Inggris. Tapi, apakah Kak Yumna sama sepertiku? Memiliki trust issue dalam menulis diari? Sehingga ia lebih nyaman menggunakan bahasa asing. Aku juga memiliki buku diari dan semua luapan isi hatiku kutulis dalam aksara Sirilik agar tidak terbaca oleh Ibu. Hanya aksaranya saja, untuk bahasanya aku juga tetap menggunakan bahasa Inggris, bukan Rusia, sebagaimana aksara sirilik pada umumnya. Aku masih terlalu paranoid untuk menulis langsung dalam bahasa I
ตอนยอดนิยม