Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ketua OSIS

Ketua OSIS

imbuhnya memberi pertanyaan beruntut dengan dahi mengernyit lucu. "Calm down, it's not weird. But it's a challenge!" Adam menjawabnya dengan kekehan ringan. "Bener-bener 24 jam selama hari ulang tahun lo, gue mau lo pakai hodi yang gue kasih. Dan apapun yang lo lakuin di hari ultah lo, lo fotoin or lo videoin lebih bagus. Just as proof sih lo bener-bener pakai hodi itu apa enggak. Di akhir challenge lo harus kirim foto-fotonya ke gue."
1019.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 556 kali sebagai cara menulis challenge
Baca
+Pustaka
Teman Kelas Rasa Pacar?

Teman Kelas Rasa Pacar?

Andai saja tidak ada guru dihadapannya, sudah pasti cewek itu tertawa sangat keras. "Emang bener-bener Playboy mantap jiwa lo." Setelah puas bercerita, bukannya mengerjakan tugas dari Bu Asmi, mereka berdua malah berlomba menulis dengan tangan kiri. Jika saja mereka kidal, pasti akan gampang. Tapi mereka sudah terbiasa menggunakan tangan kanan, jadilah tulisan mereka seperti cacing dehidrasi. Derren menantang Nadara untuk menulis kalimat 'Aku sayang Rigel Derren Antariksa' dengan menggunakan tangan kiri, sedangkan dirinya menulis kalimat 'Aku sayang Nadara Ophelia'.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai cara menulis challenge
Baca
+Pustaka
Tatapan Mr. Whiteller Membuatku Berdebar

Tatapan Mr. Whiteller Membuatku Berdebar

Masih banyak tantangan yang menanti, dan semangat kompetisi semakin terasa di antara para peserta. Setelah tantangan Fire-Making Challenge selesai, panitia kembali mengumpulkan peserta dan mengarahkan mereka ke area lapangan terbuka. "Sekarang, kita akan masuk ke tantangan berikutnya: Obstacle Relay Challenge!" ujar staf panitia melalui mikrofon. "Dalam tantangan ini, setiap anggota tim harus melewati rintangan tertentu sebelum memberikan giliran kepada anggota berikutnya. Tim yang menyelesaikan rintangan dengan waktu tercepat akan mendapatkan poin tertinggi!"
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai cara menulis challenge
Baca
+Pustaka
Luka Tak Terlihat

Luka Tak Terlihat

Ia tahu bahwa setiap langkah yang ia ambil sekarang harus membawanya lebih dekat pada impiannya untuk menjadi penulis. Malam itu, setelah menyelesaikan tugas sekolah, Aris membuka laptopnya lagi. Ia melanjutkan menulis cerita pendeknya, kali ini dengan semangat yang lebih besar. Ia tidak hanya menulis untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk membuktikan bahwa ia mampu melampaui semua rintangan yang dihadapinya. Ketika cerita itu selesai, ia mengirimkan naskahnya ke lomba menulis online yang pernah ia temukan sebelumnya. Dalam hati, ia berjanji, "Aku akan membuat mereka yang meremehkanku menyesal."
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai cara menulis challenge
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Istri yang Kau Khianati

Kebangkitan Istri yang Kau Khianati

“Jadi, produknya bener-bener diimplementasikan. Supaya dramatis, mungkin konsepnya bisa seperti reality show.” Sontak, mereka bertiga langsung menoleh ke Hanna. Terjadi keheningan sesaat di antara mereka. Hanna kini nampak kebingungan. “Ide lo brilian!” Pekik Bowo, memecah keheningan. *** “Konsep kali ini adalah challange, atau tantangan. Kami akan merekrut seorang make up artist ternama yang harus mengubah penampilan seseorang menggunakan produk dari Beauty Inc.,” terang Mariska dari dekat layar proyektor.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai cara menulis challenge
Baca
+Pustaka
Erotomania

Erotomania

Dia bisa tahu ketika aku berbohong. “Sejak aku menulis di workshop dan semua bilang itu bagus.” “Ahh. Jangan-jangan kamu menulis lagi tentang anjing yang mati sebagai kiasan untuk menceritakan kisah ayahmu.” “Apa?” “Aku benar kan? Intinya berhentilah menggunakan anjing-anjing itu. Tulislah sesuatu yang baru. Aku yakin kamu bisa. Contohnya tulisan tentang dirimu sekarang Chall. Hm?”
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai cara menulis challenge
Baca
+Pustaka
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Layar menyala, judul live malam ini "Late Night Workout Motivation" Awalnya sepi, hanya 20 penonton. Malam ini tidak seramai kemarin waktu di Bandung, mungkin karena jam sudah malam atau algoritmanya sedang tidak mendukung. Tapi aku tetap tersenyum lebar, melambaikan tangan. "Halo semuanya! Gue baru pulang tugas nih. Malam ini kita santai aja, sharing tips gym dan challenge kecil-kecilan. Ayo siapa saja yang mau ngasih challenge, tapi jangan lupa kirim gift nya dulu!"
1082.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai cara menulis challenge
Baca
+Pustaka
Lembah Awan Berkabut

Lembah Awan Berkabut

tentang Penyembuh Berjalan yang dianggapnya sebagai wabah kelemahan. “Untuk mengakhiri kebodohan ini dan membuktikan superioritas Jalan Konsumsi sekali dan untuk selamanya,” bunyi pengumuman itu, “Aku mengeluarkan Tantangan Abadi. Sebuah pertarungan dalam tiga ujian, yang akan diadakan di Amfiteater Puncak Surga yang netral, satu bulan dari sekarang.” Tantangan itu ditujukan kepada siapa pun yang berani mewakili “jalan penyembuhan”.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai cara menulis challenge
Baca
+Pustaka
Skandal Pembalasan: Istri Berkhianat, Mertua Memikat.

Skandal Pembalasan: Istri Berkhianat, Mertua Memikat.

Ia mengetikkan sebuah instruksi singkat kepada Ganza. Pesan: "Besok, rilis kan perlombaan menulis bertema 'Runtuhnya Sebuah Dinasti'. Berikan hadiah fantastis. Aku ingin semua penulis yang memiliki dendam pada Adam Group mulai menumpahkan tinta mereka di AV Melanie. Kita akan membuat Vani melihat bahwa posisinya sebagai CEO tidak akan bisa membungkam suara-suara dari masa lalu." Viko menatap foto Vani di layar, yang sedang tersenyum formal di depan logo Adam Group.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai cara menulis challenge
Baca
+Pustaka
Belang si Janda Kembang

Belang si Janda Kembang

Menjadi urung bertanya, saat melihat di layar laptop banyak orang sudah menunggu materi yang akan disampaikan Tesla di kelas online yang diasuh pria itu. Kelas tersebut berisi sekumpulan ibu-ibu rumah tangga, yang tergabung dalam grup literasi Indonesia. Mereka adalah para penulis menjadi penulis cerita fiksi, yang sebagian besar karyanya suda terdaftar di PERPUSNAS. Hanya saja kata Tesla, cara penulisan mereka belum memenuhi kaidah bahasa yang baik dan benar. Oleh karena itu Tesla merasa terpanggil untuk mengarahkan mereka agar menulis dengan kaidah yang benar.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai cara menulis challenge
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status