Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Satu-satunya di Asrama Pria

Wanita Satu-satunya di Asrama Pria

Sejak menjadi petugas asrama putra, aku sering melihat banyak pemandangan yang membuat wajah memerah. Bahkan, ada beberapa mahasiswa yang datang mencariku di tengah malam ...
79.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai cari dulu
Baca
+Pustaka
Ibu Angkat Psikopat

Ibu Angkat Psikopat

Ibu angkatku memiliki kebiasaan yang mengerikan. Dia sangat suka makan plasenta dan hanya menginginkan plasenta dari kerabat dekatnya. Dia percaya bahwa plasenta dapat menyembuhkan segala penyakit, jadi dia mengadopsi banyak gadis untuk dijadikan pelampiasan nafsu bagi putranya. Aku dan kakakku adalah saudara kembar. Namun, tampang kami sama sekali tidak mirip. Kakakku cantik dan pandai, serta sangat populer di panti asuhan. Karena itulah, ibu angkatku langsung terpikat padanya. Aku tidak tahu apa yang dikatakan kakakku pada ibu angkatku waktu itu. Namun pada akhirnya, dia memutuskan untuk mengadopsiku juga. Awalnya, aku berpikir kami akan menjalani kehidupan yang normal bersama. Namun, ilusi itu hanya bertahan selama satu tahun. Kenyataan baru mulai terbuka suatu malam ketika aku terbangun untuk pergi ke kamar mandi dan mendengar suara erangan dari kamar kakakku. Dengan jelas, aku melihat bayangan Donny, putra ibu angkatku, melakukan hal yang membuatku merinding di atas tubuh kakakku. Sejak itu, kakakku harus memenuhi keinginan ibu angkat dengan memberikan plasenta dari tiga anak yang dilahirkannya. Namun, saat ibu angkatku akhirnya menelan plasenta dari anak keempat kakakku, sesuatu yang tak terduga terjadi. Ibu angkatku tiba-tiba mengalami gangguan jiwa.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai cari dulu
Baca
+Pustaka
Permainan Kakak Tercinta

Permainan Kakak Tercinta

Kakak mengundangku untuk menginap di rumahnya. Malam itu, saat aku sedang mencuci muka, aku menoleh dan melihat senyuman aneh di wajah suaminya. Kakak mencoba menenangkanku, hingga kakak mengunciku dan suaminya di dalam kamar. Barulah aku sadar bahwa semua ini adalah rencana kakakku.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai cari dulu
Baca
+Pustaka
Upacara Kedewasaan Berdarah

Upacara Kedewasaan Berdarah

Di desa kami tidak ada laki-laki dewasa. Setiap gadis yang mencapai usia 18 tahun harus melakukan upacara kedewasaan bersama-sama di kuil leluhur. Gadis-gadis muda berpakaian indah berbaris untuk memasuki kuil. Saat mereka keluar, mereka semua menunjukkan ekspresi kesakitan sekaligus senang. Kakakku berusia 18 tahun, tapi Nenek tidak mengizinkan dia mengikuti upacara ini. Dia menyelinap ke kuil leluhur di malam hari dan berjalan dengan langkah tertatih-tatih saat keluar. Darah segar menetes di antara kedua kakinya.
15.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai cari dulu
Baca
+Pustaka
Ganjaran Nafsu

Ganjaran Nafsu

Aku mati, tapi tidak mati total. Aku tidak tau bagaimana keadaanku sekarang, aku tidak perlu makan, ataupun tidur. Aku sadar, tapi tidak bisa menggerakkan tubuhku. Sekelilingku gelap gulita, tidak ada yang bisa kuajak bicara. Aku hampir gila! Aku tidak tau keadaan seperti ini berlangsung berapa lama. Ketika aku kira keadaan bakal terus begini, tiba-tiba terdengar suara ketukan.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai cari dulu
Baca
+Pustaka
Pemilik Rumah yang Cantik

Pemilik Rumah yang Cantik

Saat menyewa rumah, apa kalian pernah bertemu dengan pemilik rumah yang cantik? Aku dan pemilik rumah tinggal berseberangan. Awalnya, aku mengira dia adalah perempuan cantik yang sifatnya cukup dingin. Namun, suatu hari aku benar-benar melihatnya memutar pinggangnya saat menyapu tangga. Belakangan, kami menjadi akrab satu sama lain, bahkan dia dengan ramahnya mengundangku mengunjungi rumahnya. Hingga suatu hari, aku bersembunyi di lemari di rumahnya, menyaksikan dia dan suaminya saling bercengkerama dengan mata kepala sendiri.
6.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai cari dulu
Baca
+Pustaka
Di Balik Penyakit, Ada Cinta yang Mekar

Di Balik Penyakit, Ada Cinta yang Mekar

Demi kebahagianku dan Alex Simina, aku memutuskan untuk mengobati stenosis kongenitalku di rumah sakit. Akan tetapi, dokternya itu teman Alex. Aku juga merasa malu dengan rencana perawatannya. “Selama terapi, kita akan melakukan kontak fisik intim yang nggak dapat dihindari.” “Seperti berciuman, bersentuhan, dan …”
15.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 402 kali sebagai cari dulu
Baca
+Pustaka
Aroma Godaan dan Perselingkuhan

Aroma Godaan dan Perselingkuhan

Pijatan lembut tangan terapis itu membuat seluruh tubuhku panas dan terkulai lemas di sofa. "Kamu sangat sensitif ...." Embusan napas yang hangat di telingaku membuatku tanpa sadar gemetar ....
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai cari dulu
Baca
+Pustaka
Kakak Iparku, Pengagum Rahasiaku

Kakak Iparku, Pengagum Rahasiaku

Demi memberi kejutan pada suamiku, aku melepas pakaianku dan bersembunyi di asrama lokasi proyek konstruksinya. Namun tak kusangka, suamiku tidak datang. Yang datang malah tiga rekan kerjanya yang lain. Mereka tergoda oleh celana dalamku dan malah melampiaskannya pada bibi koki di sana. Karena adegan yang terjadi di hadapanku itu terlalu panas, gairahku pun ikut terpancing. Saat sedang memuaskan diriku, aku tak kuasa mendesah. Ketiga pria itu pun menoleh ke lemari tempatku bersembunyi secara bersamaan ....
28.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 972 kali sebagai cari dulu
Baca
+Pustaka
Gairah sang Gadis

Gairah sang Gadis

Ibuku adalah seseorang dengan pemikiran konservatif. Demi mempertahankan kesucianku, dia sengaja memesan set bodysuit ketat untuk membungkus tubuhku. Lantaran takut aku akan diam-diam membukanya di sekolah, dia bahkan mengikatnya dengan lima karet gelang dengan keadaan disimpul mati. Hanya saja, bahan pakaian ini terlalu kasar. Suatu bagian di tubuhku tergesek hingga terasa sangat gatal. Jadi, sejak kecil aku pun sudah bisa memuaskan diriku sendiri. Perlahan-lahan, cara ini sudah tidak ampuh lagi. Pada akhirnya, aku sampai ke tahap tidak bisa duduk dan berdiri dengan tenang. Aku menangis mengatakan kepada ibuku bahwa aku sakit, berharap dia tidak memaksaku untuk mengenakan pakaian ini lagi. Aku juga ingin dia membawaku berobat. Alhasil, ibuku hanya memarahiku. Dia mengatakan aku ingin mencoba untuk berhubungan. Demi meredakannya, aku mulai memasukkan banyak barang besar di dalam pakaian. Saat aku dewasa, ibuku meninggal akibat kecelakaan mobil. Akhirnya aku juga bisa terlepas dari pakaian sialan itu. Anehnya, setelah aku melepaskannya, aku bukannya merasa nyaman, malah merasa semakin tidak nyaman.
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai cari dulu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
7891011
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status