Pria Super Kaya
Awalnya Tanti tak ingin mengundangnya, tapi karena tetangga sebelahan, rasanya kurang nyaman bila dilewatkan.
“Siniin kadonya, Tan,” pinta Dyta.
Tentu saja perempuan itu tidak memberikan, ia menatap sinis Dyta, kemudian mengedarkan pandangannya ke sekeliling.
“Kasian ya Nek Tanti,” cibirnya. “Katanya selera berkelas, cucu-cucunya orang yang berhasil, punya kafe, terus kerja di perusahaan besar, tapi kok ya dapat kado ulang tahun sereceh ini.”
Capítulos em Alta