Sisa Cahaya di Jalan Gelap
Suara langkah Galuh perlahan menjauh, menyisakan sunyi yang begitu menyesakkan.
“Bersihkan dirimu.” Kata-kata itu masih terngiang di telinganya, dingin, tajam, dan tanpa empati sedikit pun.
Ratri perlahan berdiri, namun lututnya bergetar. Ia menatap bayangan dirinya di kaca garasi, kusut, rapuh, dan nyaris tak ia kenali. Ada bekas air mata yang belum sempat kering di pipinya.
인기 회차