Istri Nakal Mas Petani
kata Asmari dari depan pintu.
Sully menunjuk tas laptop di sofa dengan wajah cemberut. “Tuh, ambil. Kasih sama Pak Wira,” kata Sully.
Asmari mengambil tas laptop dan menyandangnya. “Semoga Bu Sully bisa cepat menyusul ke Girilayang. Jangan pernah berpikiran macam-macam ke Pak Wira. Saya selalu ikut selama Pak Wira menyelesaikan urusannya di kota ini. Termasuk urusan bersama Istri Kapolda dan teman Bu Sully yang kemarin maksa-maksa bawa Pak Wira masuk ke toilet perempuan. Pak Wira sampai marah ke teman Bu Sully, tapi teman Bu Sully itu terus maksa-maksa Pak Wira. Mau ngajak masuk ke toilet. Katanya mau kenal lebih dekat. Saya ada di sana. Saya permisi sekarang, Bu.” Asmari mengangguk dan perg