DI ATAS RANJANG MAFIA
Dengan suara gemetar, ia menceritakan segalanya—tentang malam di kapal pesiar yang penuh gairah, tentang janji hidup-mati yang mereka bisikkan di dalam kamar kastil, hingga momen saat ia mendengar pembicaraan George dengan kakeknya yang membuatnya kalap dan menarik pelatuk.
"Aku melihatnya sekarat, El. Aku melihat ketulusan di matanya saat dia mengatakan dia mencintaiku di napas terakhirnya... dan aku justru menembaknya lagi," tangis Bella pecah. Ia jatuh ke dalam pelukan Elena, terisak sejadi-jadinya.
Di dalam kamar yang sempit itu, Sang Elang Betina yang ditakuti dunia bawah tanah kini hanyalah seorang gadis yang hancur karena kehilangan separuh jiwanya.