Pudarnya Rasa Cinta
Aku menghalanginya, tidak mengizinkannya pergi.
Aku bahkan memohon dengan suara rendah agar dia sedikit menghargai orang tuaku, tetapi Indra hanya mencibir, “Selina, aku dan Vinie sudah seperti ini selama dua puluh tahun lebih. Kalau kamu nggak bisa terima, jangan menikah denganku!”
Aku menenangkan diriku, berpikir bahwa Indra hanya menganggap Vinie sebagai adiknya dan sebenarnya tetap mencintaiku.