Ketika Mantan Istri Suamiku Kembali
“Biasanya, saya bawa berobat kalau udah gajihan. Tapi, bulan ini sepertinya tidak bisa berobat, karena saya dan adik saya tiba-tiba dipecat dari pekerjaan, tanpa pesangon sama sekali. Maaf, Bu, kok jadinya saya curhat. Maaf, sekali lagi saya minta maaf.”
“Tidak apa-apa, kan saya yang bertanya.”
“Tapi, saya merasa kurang sopan, bila curhat masalah pribadi. Ibu itu majikan saya. Kurang etis rasanya.”
“Kamu baik sekali, Fajar. Sopan lagi. Bodoh sekali istrimu si Alisya itu, kok dia malah menceraikan kamu. Padahal kamu itu, eemm, saya yakin, kalau kamu itu adalah laki-laki yang hebat.”