Derita Pernikahan Paksa
Tindakan layak seperti pria cabul tersebut membuat Vivian semakin takut, terlebih di tempat sunyi seperti ini, namun naasnya satu kalimat penolakan saja tak mampu dia ucapkan, Vivian tertungkup menahan sesak yang semakin dalam.
“Jika kau ingin mati, berontaklah,” ucap pria tersebut, dan langsung memutar tubuh Vivian hingga wanita itu duduk membelakanginya. Terasa tekanan demi tekanan mendarat di bawah tengkuk, pijatan yang terasa nyaman seperti profesional dalam ahlinya.
Perintah sekaligus ancaman tak ramah tersebut, tak bisa Vivian sangkal. Dia diam patuh dengan ucapan pria tersebut.
인기 회차