Hanya Sesal yang Tertinggal
Seminggu kemudian, begitu ponselku dinyalakan, langsung muncul puluhan panggilan dan tak terhitung pesan teks.
Semuanya dari Ferdi.
[Shania, kamu pergi ke mana? Jangan nakutin aku kayak gini, aku nggak setuju bercerai.]
[Shania, kenapa ponselmu nggak bisa dihubungi? Aku sangat khawatir sama kamu. Bisa nggak setidaknya kasih tahu aku, kamu di mana?]
[Sayang, apa kamu lupa janji kita untuk bersama seumur hidup? Kenapa kamu lakuin ini ke aku?]