Tak Sangka Dokter Itu Begitu
Aku refleks hendak keluar dari klinik, tetapi pacarku menggenggam tanganku.
"Kalau kamu nggak mau sembuh, sepertinya aku harus mempertimbangkan lagi soal hubungan kita."
Aku benar-benar menyukai pacarku, aku tidak mau putus darinya. Jadi, mau tidak mau aku akhirnya tetap berada di dalam klinik itu.
Tadi aku merasa begitu kaget, sekarang aku diam-diam memandangi dokter pria itu.
Dia tampan sekali, tubuhnya juga sangat memikat. Otot-otot yang terlihat pada tubuhnya membuat jas dokternya jadi tampak sangat keren.
ตอนยอดนิยม