Karma pahit seorang pelakor
"Ibu dulu hanyalah seorang penjual kain keliling, ibu harus bangun ketika hari masih gelap, lalu kembali ketika yang lain sudah terlelap untuk mengumpulkan keuntungan yang tidak seberapa, padahal seumur hidup ibu, alhamdulilah ibu selalu hidup dalam kecukupan, lalu harus terbanting, merangkak, terjatuh lagi hingga akhirnya ibumu besa benar-benar berdiri tegak, semua karena kerja keras dan semangat ibu ingin segera berkumpul dengan kalian.
Menik terdiam cukup lama mengenang perjuangannya masa silam yang penuh dengan liku.
Astutik pun begitu hanyut dengan cerita ibunya, tak menyangka begitu keras perjuangan ibu berada jauh dari keluarga.
"Kamu tau nduk, dulu bahkan ibu hampir saja ternoda, nam
Hot Chapters