Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dendam Membara Mas Tetangga

Dendam Membara Mas Tetangga

Ia bahkan tidak berusah-payah untuk melepas kaos kakinya yang kotor berwarna kecokelatan. Aroma kamar berubah menjadi bau matahari dan keringat yang menyengat. Tanpa kata Anael mematikan AC lalu membuka jendela yang ada di hadapannya. Berusaha mengurangi bau yang membuat hidung mengernyit itu. “Menang apa?” Anael tanpa mengangkat wajahnya dari soal yang tengah ia kerjakan. “Menang Lomba Masak! Bahkan lawannya tidak sebanding dengannya.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai cerita remas nenen
Baca
+Pustaka
MENANTU IMPIAN IBU

MENANTU IMPIAN IBU

"Kok lama kamu baru pulang, Sil?" sapa Rena begitu putrinya nyampek di rumah. "Iya, sampek pegel nih, Mi," ucap Sisil dengan sewot menyelonjorkan kakinya. "Emang kerja apa sampek pegel?" "Bukan kerjanya, tapi nungguin Dilan yang pegel. Udah gitu dia pulang sama Dini bergandengan mesra lagi."
2.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai cerita remas nenen
Baca
+Pustaka
Nyonya Kaya Itu Hanya Lulusan SMA

Nyonya Kaya Itu Hanya Lulusan SMA

Sambil menunggu uang dikirim Zaskia, aku masuk ke ruangan perawatan Nenek asing itu karena kata perawat tadi, ia sudah sadarkan diri. Di dalam ruangan, aku tersenyum ketika Nenek itu menatap ke arahku. Ia pun tersenyum meski bingung. "Siapa kamu?" Suaranya terdengar serak. Jadi, aku mengambil minum, menyerahkan padanya, kemudian duduk di kursi dekat brankarnya. "Saya Nara, Nek. Saya orang yang tadi membawa Nenek ke sini," jelasku, "Nenek tadi pingsan di jalan, saat mau menyebrang."
9.28.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 285 kali sebagai cerita remas nenen
Baca
+Pustaka
Mengemis Malam Pertama

Mengemis Malam Pertama

Riki malah menggeleng dengan jawaban konyol Celin. "Bayi itu akan mengikat kalian berdua. Oh Tuhan, mertuaku pasti sudah mengomel di rumah, ibu macam apa aku ini. Aku pulang dulu, kalau sampai nenek sihir itu bertanya, kau jawab saja seadanya." Celin meraih tasnya, wanita tiga puluh tahun itu berjalan tergesa-gesa meninggalkan ruangannya.
1029.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai cerita remas nenen
Baca
+Pustaka
Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

kata mama "Iya tante aku sibuk banget soalnya, ini juga kebetulan tadi ketemu Ara sama David pas lagi olahraga." Kata Anna "Yauda gini, gimana kalo malem ini kamu nginep disini temenin Ara. Ara juga lagi jagain tante, soalnya kemarin sempet sakit" kata mama "Tante sakit apa?" Tanya Anna "Tifus, tapi sekarang udah sembuh ko. Jadi gimana mau?" Tanya mama
5.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai cerita remas nenen
Baca
+Pustaka
Kakakku Yang Berengsek

Kakakku Yang Berengsek

deham Renata sambil menganggukkan kepalanya. "Ah ... Udah deh, Ren. Enggak usah lambe kayak gini deh. Apalagi kalau sama sahabat sendiri," kata Kiara malas. "Ck! Mending gosipin aja daripada kalian berdua enggak tahu kebenarannya," kata Renata sinis. Kiara yang berusaha untuk menolak ajakan Renata selalu gagal karena Nina yang juga berusaha memaksa untuk mendengarkan. Mau tak mau, mereka mulai mendengarkan hot topic dari Renata.
9.77.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 276 kali sebagai cerita remas nenen
Baca
+Pustaka
Karena Mertua Serakah, Suamiku Diam-diam Menikah

Karena Mertua Serakah, Suamiku Diam-diam Menikah

Neneng berhasil melepas pelukan Jaya, saat ia mencubit gemas pinggang pemuda itu. "Mesum aja otaknya!" Neneng berjalan senang naik ke ranjang empuk dan bagus dengan selimut tebal apa hotel. Di kamarnya juga ada kulkas kecil, serta teko elektrik untuk memasak air. Sempurna, masyaAllah. Berkali-kali Neneng memuji kebesaran Allah akan takdirnya.
1018.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 543 kali sebagai cerita remas nenen
Baca
+Pustaka
Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Masyha langsung memperingatkan Rajasena. “Sorry, sorry, kelepasan,” Rajasena memamerkan senyuman agar sang istri segera memafkannya, “Elena masih nggak ingat sama Om Narendra?” “Om Rendla!” gadis kecil itu memamerkan giginya, “Om Rendla…mau ghendong.” Narendra yang tidak mengerti apa yang diucapkan oleh gadis kecil itu langsung menatap Rajasena untuk meminta pertolongan.
9.31.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34.1K kali sebagai cerita remas nenen
Tampilkan Ulasan (379)
Baca
+Pustaka
Serenity
hai~ terima kasih untuk yang kemarin udah ikutan Live Comment di Faceb00k, yaaa~ oh iya, aku udah umumin pemenang GA di fanpage faceb00k, ya (search: GoodNovel ID - Ternyata Kaya Tujuh Turunan). untuk pemenang langsung tinggalin ID GoodNovel kamu di kolom komentar, ya! sayang kalian banyak-banyak
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status