Duda Tampan Canduku
"Nanti dulu dong, aku masih rindu nih, kemarin kita dirumah sakit ketemu sebentar, nah sekarang di sekolah aku harus punya waktu dekat-dekat sama calon bidadariku!"
Siska benar-benar merasa gondok, kaki kanannya menginjak kaki kiri Dewa yang saat ini mengukungnya dengan kedua tangannya.
"Aw, Siska, sakit tahu!"
"Hem, bagus, cari mangsa lain sana, lagipula kamu bukan tipeku!" ucap Siska yang pergi meninggalkan Dewa.
Dewangga hanya tersenyum, bukan seorang Dewa jika ia tidak bisa mendapatkan perhatian dan cinta dari setiap wanita yang menyukainya.
Hot Chapters