PUTRI YANG TERTUKAR
“Ayah, aku tidak butuh Ayah yang sempurna. Aku hanya butuh Ayah yang apa adanya dan jujur,”
Mata Rowan berkaca-kaca, bibirnya gemetar. “Mulai sekarang, Ayah akan jujur padamu, Nak. Maafkan semua kesalahan Ayah selama ini. Ayah dan ibumu dulu saling mencintai. Kami memang telah berbuat khilap, melewati batas norma, memiliki buah hati tanpa ikatan pernikahan—” ada jeda panjang di balik kisah yang Rowan ceritakan. Ia menoleh ke arah Lord Cedric, memberikan isyarat bahwa ia akan bicara empat mata dengan putrinya.
Di dalam kereta, Rowan dan Ana duduk berdua.
Hot Chapters