Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

katanya dengan nada cemas, “laut ini… tidak normal.” Arjuna berjalan mendekat. Ia menatap ombak yang datang perlahan, lalu surut kembali. Tapi setiap kali ombak menyentuh pasir, ia meninggalkan cahaya halus yang berdenyut seperti urat nadi. “Ini bukan laut yang marah,” kata Arjuna pelan. “Ini laut yang sedang mengingat.” Raksa mengerutkan kening. “Mengingat apa?”
101.4K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Di sebelah pusaran air yang dilingkari tinta, tertulis padat catatan para nelayan. [ Bulan enam ada angin aneh, kapal masuk tak akan kembali. ] [ Di bawah air ada makhluk raksasa, di malam hari terdengar tangisan. ] Luther menggeser jarinya melewati tulisan-tulisan miring itu, lalu tiba-tiba terkekeh-kekeh. "Jauh lebih jujur daripada peta istana." ....
8.83.6M viewsCompletedAdded to Library 123.5K Times as cerpen ketika laut marah
Show Reviews (736)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan di
Harsya Effendi
cih penulis novel ini ga punya wawasan luas dan bodoh, setiap ada rintangan dan masalah yg di hadapi tokoh utama pasti masalahnya sama dan terus berulang ulang seperti ini, darimulai wendy, carlos, arnold sampai handy di bab 400san, sungguh membosankan, kenapa selalu di hadirkan tokoh tokoh yg sama
Read All Reviews
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Awan gelap dan pusaran air dalam ukuran besar menyambut pelayaran mereka dan menyeret kapal menjauh dari jalur seharusnya. “Hoeek!” Karuna memuntahkan cairan asam dari lambung. Sejak menaiki kapal nelayan itu, Karuna terus mabuk dan muntah. Ditambah kondisi lautan yang bergejolak, dia semakin ingin menangis putus asa karena siksaan mabuk laut. “Kau baik-baik saja?” teriak Haridra yang memanjat tiang kapal untuk memperbaiki layar. “Kau sama sekali tak berguna selama di sini! Buatlah dirimu berguna!”
105.1K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

"Jika kalian bertobat dan berusaha, mungkin kalian akan menemukan daratan dan memulai hidup baru. Jika tidak, maka laut akan memberikan hukuman terakhir untuk kejahatan kalian. Nasib kalian ada di tangan kalian sendiri sekarang." Dengan dorongan terakhir, dia menurunkan sekoci itu ke laut yang bergelora. Perahu kecil itu terombang-ambing di atas ombak, sebuah titik kecil yang rapuh di tengah luasnya samudra. Chen Long berharap mereka belajar, tapi dia tidak berharap banyak. Dengan para pengacau pergi, suasana di kapal berubah secara drastis. Ketakutan berangsur-angsur digantikan oleh kelegaan, lalu oleh rasa syukur.
618.5K viewsCompletedAdded to Library 685 Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
Sang Ksatria Malam

Sang Ksatria Malam

Irman menatap tajam terhadap ganasnya ombak lautan yang sedang mereka hadapi. "Hai Irman, apa yang kau pikirkan? kelihatannya kau terus memandangi lautan dengan perasaan bingung," kejut Guru Mada. "Eh... Guru Mada, tidak ada guru, saya tidak memikirkan hal-hal yang aneh. Hanya saja, semenjak kita meninggalkan daratan dan sampai di sini, di tengah-tengah lautan saya berpikir seberapa tangguh pendahulu kita yang mengarungi lautan, menerjang badai di sepanjang perjalanannya dan terus bertahan sampai pada daratan," jawab Irman. "Hahahaha, kepekaan dan pengetahuan mu sangat luas ya nak, pasti Segara Wetan bangga punya murid seperti mu," ujar Guru Mada. "Guru Mada bisa saja, padahal saya tidak ada
102.9K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
Pengawal gay saya

Pengawal gay saya

Kemudian Pangeran berdiri di pantai, dan dengan bangga akan kekuatannya dia mengejek dan berkata: "Ini bukan laut! Ini hanya sungai kecil! Mengapa kalian menginginkan begitu banyak perahu? Aku bisa melompati ini jika aku mau." Ketika akhirnya mereka semua berangkat dan cukup dalam perjalanan melintasi selat, langit tiba-tiba mendung dan badai besar muncul. Ombak naik setinggi gunung, angin menderu-deru, kilat menyambar dan guntur bergulung, dan perahu yang menahan Ototachibana dan Pangeran serta orang-orangnya terombang-ambing dari puncak ke puncak gelombang yang bergulung, sampai tampaknya setiap saat harus menjadi milik mereka. terakhir dan bahwa mereka semua harus ditelan di lautan kemara
107.7K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
Pendekar Pedang Api

Pendekar Pedang Api

Lalu dia menyemburkan api, melepaskan kemarahannya yang semakin memuncak karena Xiao Long justru mengabaikannya. Xiao Long mengambil napas dalam-dalam. Menutup matanya, membayangkan air tenang. Saat itu kakinya berdiri di atas lautan tenang. Han tak terkejut lagi melihat Xiao Long dapat melakukan itu, berdiri di atas air. "Kau mendengarkan ku?! Mereka pergi. PERGI." Dengan mengotot dia mengeja kalimat terakhir. "Cobalah tenang. Sedikit-sedikit marah, sedikit-sedikit berteriak. Kapal mereka tidak akan terbang ke sini meskipun kau mengoceh sampai berbusa."
9.6150.8K viewsOn holdAdded to Library 5.7K Times as cerpen ketika laut marah
Show Reviews (52)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Lentera Kegelapan

Lentera Kegelapan

POV Balancer (Masih 1000 tahun yang lalu) Badai mereda, lautan kembali tenang. Hanya ombak kecil yang kadang menyapa sambil sedikit menggoyangkan kapal kami. Angin berhembus dengan desahan ringan yang memanjakan kulit, terasa lembut hingga beberapa kru kapal terlihat mulai mengantuk. Aku berdiri di sisi kapal sambil melihat air laut yang begitu bening. Ikan-ikan berenang dengan riang di bawah kapal kami, seakan menyambut dan mengarak kapal untuk sampai ke tempat tujuan. Bukan hanya ikan kecil yang aku lihat tapi ikan besar sejenis lumb-lumba pun berenang anggun di sisi kapal.
1016.6K viewsCompletedAdded to Library 348 Times as cerpen ketika laut marah
Show Reviews (42)
Read
+Library
Jordi Onsu
awalnya iseng ngisi waktu buka aplikasi ini buat cari bacaan, terus lihat covernya menarik kayaknya. Pas dibaca ternyata bagus, rekomended banget. Ide ceritanya bagus, penyajiannya juga keren, alurnya gak mudah ketebak. Goodjob buat penulisnya, terima kasih sudah bikin karya sebagus ini yah.
Ummi Musyadah
saya kira di GN isinya cuma novel esex-esex tentang Ceo, perselingkuhan, dan scandal. Saya kira juga penulis di GN cuma bisa nulis cerita yang cerita yg esex-esex doang biar karya mereka laku. Eh taunya ada karya dan penulis yang seperti ini, berani melawan arus dan mampu menyajikan karya yang beda.
Read All Reviews
PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

Gadis dengan wajah serius itu berkata lirih, “Ini bukan badai biasa.” Seolah lautan menunggu isyarat, petir menyambar langit, membelah awan dengan cahaya putih menyilaukan. Hujan turun mendadak, deras dan kejam. Kapal terguncang hebat. Wu Teng membuka mata. Sorotnya kini tajam seperti bilah pedang. Lelaki kekar itu tidak lagi tampak menikmati pelayaran; ia telah berubah menjadi pendekar yang siap menyambut maut.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 31 Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Bukan air, melainkan sebuah substansi yang berkilauan seperti tinta perak yang disebut "The Sea of Unspoken Words" Lautan ini adalah tempat penampungan bagi semua perasaan yang terlalu besar untuk dibahasakan, semua cinta yang hanya berani berdiam di tatapan, dan semua permohonan maaf yang terlambat disampaikan. "Nara!" teriak salah satu Chroniclers, seorang pemuda bernama Kaelan, yang memegang gulungan kanvas cahaya. "Lautan ini meluap! Memorinya terlalu berat!"
757 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status