Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Awan gelap dan pusaran air dalam ukuran besar menyambut pelayaran mereka dan menyeret kapal menjauh dari jalur seharusnya. “Hoeek!” Karuna memuntahkan cairan asam dari lambung. Sejak menaiki kapal nelayan itu, Karuna terus mabuk dan muntah. Ditambah kondisi lautan yang bergejolak, dia semakin ingin menangis putus asa karena siksaan mabuk laut. “Kau baik-baik saja?” teriak Haridra yang memanjat tiang kapal untuk memperbaiki layar. “Kau sama sekali tak berguna selama di sini! Buatlah dirimu berguna!”
105.2K viewsOngoingAdded to Library 150 Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

Reinkarnasi Kaisar Tanpa Tanding

"Jika kalian bertobat dan berusaha, mungkin kalian akan menemukan daratan dan memulai hidup baru. Jika tidak, maka laut akan memberikan hukuman terakhir untuk kejahatan kalian. Nasib kalian ada di tangan kalian sendiri sekarang." Dengan dorongan terakhir, dia menurunkan sekoci itu ke laut yang bergelora. Perahu kecil itu terombang-ambing di atas ombak, sebuah titik kecil yang rapuh di tengah luasnya samudra. Chen Long berharap mereka belajar, tapi dia tidak berharap banyak. Dengan para pengacau pergi, suasana di kapal berubah secara drastis. Ketakutan berangsur-angsur digantikan oleh kelegaan, lalu oleh rasa syukur.
618.9K viewsCompletedAdded to Library 699 Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
Sang Ksatria Malam

Sang Ksatria Malam

Irman menatap tajam terhadap ganasnya ombak lautan yang sedang mereka hadapi. "Hai Irman, apa yang kau pikirkan? kelihatannya kau terus memandangi lautan dengan perasaan bingung," kejut Guru Mada. "Eh... Guru Mada, tidak ada guru, saya tidak memikirkan hal-hal yang aneh. Hanya saja, semenjak kita meninggalkan daratan dan sampai di sini, di tengah-tengah lautan saya berpikir seberapa tangguh pendahulu kita yang mengarungi lautan, menerjang badai di sepanjang perjalanannya dan terus bertahan sampai pada daratan," jawab Irman. "Hahahaha, kepekaan dan pengetahuan mu sangat luas ya nak, pasti Segara Wetan bangga punya murid seperti mu," ujar Guru Mada. "Guru Mada bisa saja, padahal saya tidak ada
103.0K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
Pengawal gay saya

Pengawal gay saya

Kemudian Pangeran berdiri di pantai, dan dengan bangga akan kekuatannya dia mengejek dan berkata: "Ini bukan laut! Ini hanya sungai kecil! Mengapa kalian menginginkan begitu banyak perahu? Aku bisa melompati ini jika aku mau." Ketika akhirnya mereka semua berangkat dan cukup dalam perjalanan melintasi selat, langit tiba-tiba mendung dan badai besar muncul. Ombak naik setinggi gunung, angin menderu-deru, kilat menyambar dan guntur bergulung, dan perahu yang menahan Ototachibana dan Pangeran serta orang-orangnya terombang-ambing dari puncak ke puncak gelombang yang bergulung, sampai tampaknya setiap saat harus menjadi milik mereka. terakhir dan bahwa mereka semua harus ditelan di lautan kemara
107.9K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
Pendekar Pedang Api

Pendekar Pedang Api

Lalu dia menyemburkan api, melepaskan kemarahannya yang semakin memuncak karena Xiao Long justru mengabaikannya. Xiao Long mengambil napas dalam-dalam. Menutup matanya, membayangkan air tenang. Saat itu kakinya berdiri di atas lautan tenang. Han tak terkejut lagi melihat Xiao Long dapat melakukan itu, berdiri di atas air. "Kau mendengarkan ku?! Mereka pergi. PERGI." Dengan mengotot dia mengeja kalimat terakhir. "Cobalah tenang. Sedikit-sedikit marah, sedikit-sedikit berteriak. Kapal mereka tidak akan terbang ke sini meskipun kau mengoceh sampai berbusa."
9.6150.9K viewsOn holdAdded to Library 5.7K Times as cerpen ketika laut marah
Show Reviews (52)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Izin promo thor. Mampir ke cerita baru saya berjudul : SI BUTA DARI SUNGAI ULAR 'Dalam kegelapan, sosok seorang putra. Dendam dan lara menutup kedua matanya. Dia terjerumus sebagai manusia. Dan bangkit menjadi Legenda' Terima kasih
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Lentera Kegelapan

Lentera Kegelapan

POV Balancer (Masih 1000 tahun yang lalu) Badai mereda, lautan kembali tenang. Hanya ombak kecil yang kadang menyapa sambil sedikit menggoyangkan kapal kami. Angin berhembus dengan desahan ringan yang memanjakan kulit, terasa lembut hingga beberapa kru kapal terlihat mulai mengantuk. Aku berdiri di sisi kapal sambil melihat air laut yang begitu bening. Ikan-ikan berenang dengan riang di bawah kapal kami, seakan menyambut dan mengarak kapal untuk sampai ke tempat tujuan. Bukan hanya ikan kecil yang aku lihat tapi ikan besar sejenis lumb-lumba pun berenang anggun di sisi kapal.
1016.7K viewsCompletedAdded to Library 350 Times as cerpen ketika laut marah
Show Reviews (42)
Read
+Library
Jordi Onsu
awalnya iseng ngisi waktu buka aplikasi ini buat cari bacaan, terus lihat covernya menarik kayaknya. Pas dibaca ternyata bagus, rekomended banget. Ide ceritanya bagus, penyajiannya juga keren, alurnya gak mudah ketebak. Goodjob buat penulisnya, terima kasih sudah bikin karya sebagus ini yah.
Ummi Musyadah
saya kira di GN isinya cuma novel esex-esex tentang Ceo, perselingkuhan, dan scandal. Saya kira juga penulis di GN cuma bisa nulis cerita yang cerita yg esex-esex doang biar karya mereka laku. Eh taunya ada karya dan penulis yang seperti ini, berani melawan arus dan mampu menyajikan karya yang beda.
Read All Reviews
PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

PILAR KEHANCURAN: LEGENDA WU TENG

Gadis dengan wajah serius itu berkata lirih, “Ini bukan badai biasa.” Seolah lautan menunggu isyarat, petir menyambar langit, membelah awan dengan cahaya putih menyilaukan. Hujan turun mendadak, deras dan kejam. Kapal terguncang hebat. Wu Teng membuka mata. Sorotnya kini tajam seperti bilah pedang. Lelaki kekar itu tidak lagi tampak menikmati pelayaran; ia telah berubah menjadi pendekar yang siap menyambut maut.
101.7K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Bukan air, melainkan sebuah substansi yang berkilauan seperti tinta perak yang disebut "The Sea of Unspoken Words" Lautan ini adalah tempat penampungan bagi semua perasaan yang terlalu besar untuk dibahasakan, semua cinta yang hanya berani berdiam di tatapan, dan semua permohonan maaf yang terlambat disampaikan. "Nara!" teriak salah satu Chroniclers, seorang pemuda bernama Kaelan, yang memegang gulungan kanvas cahaya. "Lautan ini meluap! Memorinya terlalu berat!"
912 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Kalau saja Pendekar Kera Sakti tidak pernah menceritakan siapa guru dari gurunya sendiri, Dewa Racun tidak akan tahu bahwa saat itu Pendekar Kera Sakti menjadi terbakar kemarahannya. Mata Pendekar Kera Sakti yang memandang Hantu Laut itu cepat-cepat dipejamkan, ia tenangkan diri. Hantu Laut menjadi ketakutan melihat wajah Baraka merah padam begitu, ia bingung, mengapa Pendekar Kera Sakti memandangnya dengan suatu kemarahan yang besar. Apalagi langit menjadi mendung, cahaya petir berkilap di angkasa bagai memburu mangsa dengan liar. Angin pun berhembus lebih kencang, seperti tanda-tanda akan datangnya badai topan yang amat dahsyat.
1030.6K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

Legenda Penguasa Kegelapan dan Es

Ling Qi yang khawatir dan penuh dengan kebingungan akan situasi sebelumnya langsung menjadi marah. "Haaaaaa!" Segera lautan api terbentuk yang mengalir dengan liar. Hanya kurang dari satu detik, lautan api itu segera membentuk keberadaan seperti naga raksasa yang menari dan menerjang ke depan. Booommmmmmmm!
1037.4K viewsOngoingAdded to Library 747 Times as cerpen ketika laut marah
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status