IPRIT
Pemuda itu teringat kenangan masa kecilnya bersama Firman, Umar, Dayat, Sulastri, Ningrum, Enok serta yang lainnya.
Masih jelas di benaknya, saat dulu mereka mencari ikan di sungai sambil telanjang.
"Lempar ke sini tombaknya, Firman" seru Wisaka.
Firman melempar tombak bambu runcingnya. Wisaka menyambutnya, kemudian menancapkannya saat ikan lewat di sela-sela batu.
"Horeeee, dapat ... dapat," Wisaka berjingkrak-jingkrak. Begitupun Firman berjoget-joget kegirangan.
Hot Chapters