Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Cinta Duda Biasa

Bukan Cinta Duda Biasa

Kini giliran suamiku yang menghela nafas panjang. "Ceritanya panjang, intinya aku ketemu pria seumuran Papa. Di zaman kayak begini, dia jualan gelembung sabun. Anak-anak kita yang gak pernah tahu apa itu, dia seneng banget karena Kakek itu tiup-tiup gelembung sabun ke arah mereka. Bapak itu kelihatan kasihan banget, jadi aku beli beberapa." Suamiku menjeda kalimatnya dan mengambil nafas panjang. Aku tak mau menyelanya. Aku menunggu cerita selanjutnya.
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai cerpen suamiku duda
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Baraka redakan tawa dalam gumam sebentar, lalu berkata, "Namaku... Pero, Paman." "Pero.. Wah, itu nama yang hadir dalam wangsitku," kata Duda Dadu. "Waktu aku tidur di hutan, aku mimpi ditemui kakek tua berjenggot panjang sampai ke tanah. Kata kakek itu, aku hanya boleh turunkan ilmuku kepada pemuda yang bernama Pero. Tapi aku nggak mau peduli dengan wangsit itu. Ternyata benar juga, bahwa akhir dari perjalananku ini aku bertemu dengan pemuda bernama Pero. Berarti kau cocok menerima ilmuku."
1031.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai cerpen suamiku duda
Baca
+Pustaka
SUAMIKU MENIKAH LAGI DIAM-DIAM

SUAMIKU MENIKAH LAGI DIAM-DIAM

Aku meyakinkan Ibu Mertua. "Tapi, Sar? Dafa itu suamimu dan ayah dari anakmu. Apa kamu nggak malu nanti kalau suamimu dipenjara? Nanti kalau ada yang meledek anakmu gimana? Sekarang saja ia sudah empat tahun dan sebentar lagi masuk SD," kata Ibu.
1057.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai cerpen suamiku duda
Baca
+Pustaka
Ternyata Suamiku Dua Orang

Ternyata Suamiku Dua Orang

ucap Dante sesudah menyuapkan satu suap mie ke mulutnya. Mendengar itu aku kembali berantusias, “Enak kan? Rasa itu pasti bisa mengingatkanmu pada masa-masa kecilmu saat orang tuamu membuatkan mie panjang umur untukmu.” Dante menghentikan suapan mie-nya, “Aku kehilangan ingatan. Aku hanya ingat dulu saat TK aku sekolah di TK mutiara.” Mendengar itu aku merasa tidak enak, “Maafkan aku, aku tidak bermaksud….”
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai cerpen suamiku duda
Baca
+Pustaka
Pesona Ibu Susu Kesayangan Tuan Duda

Pesona Ibu Susu Kesayangan Tuan Duda

"Amit-amit, aku berdoa semoga nggak nemu tuh lakik model begitu. Mana ibunya spek dajjal!" “Beliau yang mukulin pasien sampai pendarahan lagi, kan? Duh, mertua kasar,” lanjut suara lain yang seketika membuat Jonathan yang tadinya hendak bangkit dari kursi, mengurungkan niat. Kenapa Jonathan seperti tidak asing dengan apa yang mereka bicarakan? "Iya! Aduh, amit-amit! Kalo aku jadi dia, aku balas pukul itu lakik sekalian ibunya. Halal! Mana dikatain dikatain kere lah, gembel lah, sama mereka berdua."
1053.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai cerpen suamiku duda
Baca
+Pustaka
Tertipu Duda Tampan

Tertipu Duda Tampan

tanya Dina mengingat uang tabungan mereka sudah terkuras habis untuk membayar ganti rugi. "Kita memulai usaha yang baru saja, Ayah, Ibu. Sepertinya kalau kita masih melanjutkan usaha kita yang kemarin, akan sulit bagi kita mendapatkan kepercayaan orang lain lagi," papar Yuliani sembari memikirkan sebuah ide. "Ibu gak punya keahlian lain, Yul. Apa mungkin kamu memiliki keahlian?" tanya Dina. Yuliani berpikir sejenak, tapi dia tidak menemukan keahlian dari dirinya. "Aku juga belum menemukan keahlianku, Bu." Wanita itu merasa bersalah karena merasa tidak memiliki kelebihan.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai cerpen suamiku duda
Baca
+Pustaka
Kubeli Suamiku Dari Keluarganya

Kubeli Suamiku Dari Keluarganya

Lampir melengos menjauhiku. Aku menahan gejolak pengen membalas kata-kata pedasnya. Rasanya baru hitungan bulan suamiku tidak lagi bekerja, dan masih bisa dihitung pakai jari tidak lagi memberi uang alias jatah bulanan untuk sang mertua. Tapi seolah suamiku itu bagai cecunguk saja. Tante Sari berpaling melihatku dari arah pintu dapur. Air muka Tante Sari kelihatan tidak nyaman, ia menarik bibirnya ke kanan sedikit.
1016.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 464 kali sebagai cerpen suamiku duda
Baca
+Pustaka
Kekasih Suamiku

Kekasih Suamiku

Pegal. "Kamu udah dapat barang yang kamu mau. Nah, aku? Belum," ujar Adnandito sambil mengerling manja ke arah kekasih barunya. Selena mengernyitkan dahi. Tak mengerti maksud duda beranak dua itu. "Udah, nanti aku ceritakan di mobil." Adnandito menggandeng tangan Selena menuju parkiran. Sementara itu, Selena yang belum juga menangkap maksud Andnandito, menurut-nurut saja.
9.926.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 915 kali sebagai cerpen suamiku duda
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Chafila Anggun
Sinopsisnya sangat keren & gaya penulisannya sangat bagus. Benar² membuat larut dalam alur cerita,penempatan emosi pd setiap karakter sangat pas,alur cerita selanjutnya juga susah untuk ditebak,selain itu membaca ceritanya bikin merinding. Semangat menulis ya Bu Silvi,ditunggu part selanjutnya❤
NURUL LAILI MUFIDA
ini mungkin krn novel ya tp klo di dunia nyata sy sngat menyayangkan sifat dan sikap airin yg mau sj diduakan....jadilah wanita yg punya harga diri, jalan cerita diawal bagus tp klo airin tetap bersama bayyu sepertinya terlalu enak di bayyu datangkan pendamping yg bisa menghargai seorang wanita
Baca Semua Ulasan
Karma Sang Penggoda

Karma Sang Penggoda

Next besok ya, sekarang mau nulis cerita lain yang sama keren seperti Gundik_Suamiku. Baca juga ceritaku yang lain, dijamin gemoy dan penasaran. Selamat malam, salam hangat 🤗
9.832.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 771 kali sebagai cerpen suamiku duda
Baca
+Pustaka
Suamiku Doyan Selingkuh

Suamiku Doyan Selingkuh

Sudahlah dipusingkan akan tingkah laku menantu dan anaknya yang serasa masih gadis dan perjaka, keluyuran saja kemana-mana, ditambah lagi masalah cafe yang didirikan oleh mereka berdua. Ngga ada pengunjungnya lagi! Benar-benar sudah tekor. “Pinjam uang, lah, Ma,” pinta Firdaus di Senin pagi. Nada bicaranya sudah seperti pengemis di lampu merah.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai cerpen suamiku duda
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status