Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
You And Me

You And Me

Tangan Lana yang ada di atas meja dipegang oleh sahabatnya. Lana ini sebenarnya gadis yang tidak tegaan. Dia tau si keriting sebenarnya sahabat yang baik. Hanya dia di sekolah yang sangat baik dan mau berteman dengan Lana. Lana, kan, memang bukan murid yang gampang bergaul, bahkan pernah mendapat bullyan dari teman sekelasnya, dan si keritinglah yang membelanya. "Baiklah, tapi aku tidak akan mau kamu ajak lagi ke acara seperti itu."
104.3K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as cerpen tema bullying
Read
+Library
TRAPPED IN PAST LOVE

TRAPPED IN PAST LOVE

Seperti saat ini, tangan kanan menyendok pentol bakso, tangan kiri sibuk scrolling beranda i***a*ram. Gerakannya terhenti pada salah satu postingan. Matanya menatap tak suka pada caption yang tertera, postingan itu hanya memperlihatkan cuplikan video dimana Caca memakai seragam SMA nya sedang menampar dan menyiram seorang perempuan dengan segelas jus. Rahangnya mengeras, dia ingat persis kejadian itu seperti apa. Disini tertulis bahwa Caca sedang membully, sedangkan yang sebenarnya terjadi adalah Caca menolong korban bullying.
106.1K viewsCompletedAdded to Library 235 Times as cerpen tema bullying
Read
+Library
Suamiku Menikah Lagi di Vila Milikku

Suamiku Menikah Lagi di Vila Milikku

Bara takut, akan terjebak dengan ucapannya sendiri. "Aku takut, kalau anak ini lahir, dan mengetahui bapaknya punya istri lain, bagaimana perasaannya. Jaman sekarang banyak bullying, Mas. Takutnya dia kena tekanan mental, karena dibully teman-temannya. Apa Kamu enggak mikir sampai di situ?" tanya Cintya menohok. Jujur saja, Bara tak pernah berpikir sepanjang itu.
9.1144.6K viewsCompletedAdded to Library 5.4K Times as cerpen tema bullying
Read
+Library
Can't I Be Free?

Can't I Be Free?

Sangat lengkap bukan. Kedua, pengenalan tentang tokoh. Kau tak tahu bagaimana rasa itu tercipta. Rasa sakit yang berlarut-larut, pelik rasanya hingga akhirnya rasa sakit yang teramat-amat menghantarkannya menuju lubang keputusasaan. Hatinya terasa kalut hingga tak bisa berpikiran jernih. Hingga ide gila terlintas di pikirannya. Cerita ini memiliki dua tokoh utama yang menjadi ikon dari cerita ini. Yang akan aku ceritakan berdasarkan keengganan hati. Tentang dua gadis kembar yang saling bertolak belakang. Si lugu yang merasa tidak bebas dalam kehidupannya. Bentuk kekerasan dan hujatan telah dialaminya dari teman-temannya. Psikisnya terganggu dan terkadang ia tidak bisa mengendalikan dirinya.
104.5K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as cerpen tema bullying
Read
+Library
Jatah Malam Nyonya Besar

Jatah Malam Nyonya Besar

Pria tegap itu menautkan kedua jemarinya di atas meja, menatap Maman dengan raut wajah seorang ayah yang memikirkan keselamatan anaknya. "Ini soal Nathan," buka Heri dengan suara bariton yang dalam dan serius. Maman menaikkan sebelah alisnya. "Nathan? Kenapa lagi sama anakmu? Bukannya kemarin masalah anak-anak nakal di sekolahnya udah beres?" "Udah beres, mereka udah nggak berani lagi," jawab Heri pelan. "Tapi aku tetap nggak tenang, Man. Zaman sekarang di kota besar begini, kasus bullying di sekolah itu udah makin gila.
10159.3K viewsOngoingAdded to Library 4.5K Times as cerpen tema bullying
Read
+Library
NAFKAH YANG TERBAGI

NAFKAH YANG TERBAGI

Beberapa hari kemudian, seperti biasa Gina tengah mempersiapkan diri untuk berangkat ke kampus. Sebenarnya Gina merasa malas, setiap hari ia harus berhati-hati dengan keadaan kampus. Ah, bukan keadaan tepatnya, melainkan ketiga monster kampus yang selalu membuatnya kesal. Beberapa kali Gina mengalami bullying seperti dilempar telur, disiram air, dilempar tepung, dan masih banyak lagi. Tak habis pikir, ketiga monster kampus itu masih tetap saja aman di kampus itu. Dari sekian banyaknya mahasiswa di sana, tak ada seorang pun yang berani melawan atau melapor mereka. Pernah beberapa kali, Gina ingin melaporkan kasus bullying itu. Namun, selalu gagal karena ketiga monster itu tidak membiarkan Gin
1033.0K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as cerpen tema bullying
Read
+Library
OGAH MARRIED!

OGAH MARRIED!

Gila memang. Berpikir bahwa pergaulan dengan Adri alias Si Tarzan tidak akan ‘nyambung’, tidak mendapatkan manfaat, dan bahkan merugikan, Adri dengan cepat menjadi anak yang populer dengan ketidakpopulerannya. Dengan cepat pula Adri terkucil – kalau tidak mau dikatakan dijauhi. Nyaris tak ada siswa sekelas yang mengajaknya bergaul, mengobrol, apalagi berdiskusi soal pelajaran. Bullying secara verbal maupun kecil-kecilan – seperti menghilangkan, mencuri, atau menyembunyikan kepunyaannya – segera menjadi santapannya tiap hari.
105.6K viewsOngoingAdded to Library 225 Times as cerpen tema bullying
Read
+Library
Terjebak Skandal Dengan Sang CEO

Terjebak Skandal Dengan Sang CEO

Tidak lupa pula dia juga melakukan pemanasan pada area leher, jaga-jaga jika dia harus mengeluarkan jurus-jurus ringan. Dengan santai, Alya mengeluarkan ponsel cerdas miliknya, kemudian, "HOIIII!!!" teriakan lantang dari Alya seketika langsung membuat segerombolan siswa tadi menoleh. Meski melihat Alya yang merupakan orang dewasa, tapi sepertinya mereka sama sekali tidak takut. Ah, mungkin mereka pikir Alya hanya 'mbak-mbak biasa'. "Kalian pasti tahu kan, bahwa tindakan bullying bisa masuk hukum pidana?"
961 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as cerpen tema bullying
Read
+Library
PANGGUNG HEBOH

PANGGUNG HEBOH

Prinsipnya seolah bahwa ia akan tetap hidup dengan nilai-nilai yang ia punya tanpa peduli apa kata dunia. Pernah satu saat ia berjalan di koridor sekolah. Rupanya ada satu atau dua anak yang entah iseng atau dendam karena pernah didamprat, diam-diam mencipratkan noda pulpen. Batang pulpen berukuran besar itu sengaja dibuka bagian ujung dan dicipratkan ke bajunya di bagian punggung. Bayu tentu saja tidak tahu bahwa ia dikerjai. Saat tiba di rumah barulah ia sadar bahwa dirinya di-bully oleh seseorang yang entah siapa.
7.5K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as cerpen tema bullying
Read
+Library
MEMATAHKAN SUMPAH IBU

MEMATAHKAN SUMPAH IBU

Memperlakukanku bagai seorang tahanan yang bebas mereka aniaya kapan pun mereka butuh pelampiasan. Lambat laun, aku merasa kehilangan jiwaku di rumah. Untunglah teman-temanku di MTs sekarang baik-baik, tidak seperti teman waktu aku SD. Aku menyukai pelajaran bahasa, baik bahasa asing, lokal mau pun nasional. Aku sering membuat cerpen untuk teman-temanku dengan nama mereka sebagai lakon utamanya, dan mereka menyukainya. Ada yang membalasnya dengan membuat cerpen atas namaku juga, namun tak sedikit pula yang kesal lalu menjadikanku bulan-bulanan karena di cerita itu aku menjodohkan mereka dengan murid paling buruk rupa. Bagian paling menyenangkan adalah ketika seseorang merebut cerita yang tel
102.3K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as cerpen tema bullying
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status