Sejuta Untuk Sekali Menyusui
“Iya. Dan kamu, sahabatku, termasuk orang yang paling butuh ruang aman buat cerita.”
Jihan menutup wajahnya dengan kedua tangan, lalu terkekeh lirih. “Ironis banget. Aku dikelilingi orang sukses. Tapi aku sendiri stuck.”
“Kamu gak stuck. Kamu cuma butuh diajak jalan pelan-pelan. Nggak harus langsung lari.”
“Dan kamu mau nemenin?”
“Tiap saat. Kamu boleh cerita kapan aja. Serius, Jihan. Kamu bisa anggap aku sebagai sahabat, atau profesional. Terserah kamu. Yang penting, kamu gak jalan sendirian.”
ตอนยอดนิยม