Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
CHAYYARA

CHAYYARA

Lalu apa yang membuat pria asal Korea itu menjadi pemimpin cabang perusahaan di Indonesia? Chayyara berjalan menuju dapur untuk menghangatkan spicy chicken yang dipesannya tadi. Chayyara memainkan ponselnya sambil menunggu microwave memanaskan spicy chickennya. Tiba-tiba ponselnya berdering dan menunjukan nomor tidak dikenal menelfonnya.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 260 Times as chan ho kei
Read
+Library
Hayu

Hayu

“Lho, kapan Bapak keluar, apa sekarang Bapak juga bisa menghilang? Ilmu apalagi yang Bapak miliki kali ini, selain menjadi cenayang.” Candra mengulas senyum, dengan jahilnya Candra menempelkan es boba di kening Hayu. Hayu memegang es boba dan mengusap keningnya yang jadi basah karena tingkah atasannya itu. “Ish,, bedakku luntur. Lagian ngapain sih, di tempel di keningku, bedakku bukan bedak waterpruf.”
105.2K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as chan ho kei
Read
+Library
Elmaut Berwajah Merah

Elmaut Berwajah Merah

Ha Ha Ha Melihat wajah si kakek berubah ceria, Thian Sin memberanikan diri bertanya. “Siapa nama kakek dan ada hubungan apa kakek dengan nenek guruku? Si kakek langsung menjawab. “Aku Yok Kwi ( Tabib Setan ) suami Ban Tok Kui Bo.”
1014.5K viewsOngoingAdded to Library 362 Times as chan ho kei
Read
+Library
KINASIH

KINASIH

"Ini ... kok mirip punya Papa?" Mariana mengamati sebuah kunci dengan gantungan yang tak asing baginya. Sebuah benda yang terbuat dari besi berwarna perak, dengan ukiran kanguru dan nama negara di bawahnya. Sedangkan saat dia melihat bagian belakang benda itu, Mariana cepat melepaskan dan membungkam mulutnya sendiri dengan telapak tangan. Dia menggeleng kuat, tak kuasa membayangkan lebih jauh tentang suaminya.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as chan ho kei
Read
+Library
Pembalasan sang Kesatria Iblis Tanpa Tanding

Pembalasan sang Kesatria Iblis Tanpa Tanding

Dia hanya terdiam seraya terus menatap lelaki yang memiliki postur lebih tinggi dari padanya tersebut. Sejak tadi membiarkan perempuan yang menurut rencana sedang dijodohkan dengan dirinya berbincang berdua saja dengan Gao Tian, Chung Ho datang menghampiri keduanya. “Gao Tian, perkenalkan. Aku adalah Chung Ho dari Institut Bukit Elok.” “Oh, ya, Gao Tian. Aku lupa. Aku datang kemari bersama para Kestaria Bukit Elok ini,” Xiao Mei berucap bagai tergugah. “Chung Ho merupakan kakak pertama di sana.”
1011.4K viewsOngoingAdded to Library 410 Times as chan ho kei
Read
+Library
Hello, Hot Papa!

Hello, Hot Papa!

Sayangnya, Kirana kecil terlihat sedikit murung dan sedih. Miss Kelly yang melihat hal itupun akhirnya mempersilakan Reisqa masuk dan bertanya ia mewakilkan siapa untuk datang? Sontak Reisqa pun menjawab bahwa ia mewakili ayahKirana yaitu Azriel. Ia juga mengatakan bahwa ia memberi Kirana kejutan. "Baiklah, nyonya! Saya akan mengantarkan anda pada Kirana secara langsung."
104.2K viewsOngoingAdded to Library 157 Times as chan ho kei
Read
+Library
Kekasih Halalku

Kekasih Halalku

tawar Leo "Kamu anter aku pulang kerumah aja ya, ntar aku bisa minta anter mang ojin aja ke tempat tanteku" Ya gak pa-pa, biar sekalian aku jalan pulang" ucap Leo yang lagi-lagi menawarkan dirinya untuk mengantarkanku "Gak usah deh Le, kita juga masih bisa jalan-jalan besok kan" "Bener ya, aku tagih loh janji kamu jalan bareng aku" "Iya lo. Yuk buruan habisin makan kamu"
4.4K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as chan ho kei
Read
+Library
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

Tok-tok-tok! Terdengar suara pintu yang diketuk dari luar. Dengan sedikit terburu-buru Bara berjalan mendekat pintu lalu menbukanya. Nampak sosok Chang Hao, kakak dari Chang Mei yang berdiri dengan mata menatap tajam kearah Bara Sena. "Dimana adikku?" tanya Chang Hao dengan dingin. Bara tidak menyukai tatapan pria muda itu. Tatapan yang sama dengan anak-anak Jaka Geni lainnya. Tatapan merendahkan!
8.963.3K viewsOngoingAdded to Library 2.5K Times as chan ho kei
Read
+Library
PETI KE-13

PETI KE-13

Di tangannya ada tas kulit tua yang menggembung, seperti membawa sesuatu berat. “Reza?” tanyanya dengan suara serak. Reza mengangguk waspada. “Bapak siapa?” “Aku… kenal kakekmu. Suryadi.” Ia menatap tajam. “Dan aku tahu soal peti ke-13.” Reza langsung kaku. “Masuklah.”
788 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as chan ho kei
Read
+Library
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sih Choa Kim mulai remuk “Untuk negara dan semesta” BRAK! Si Choa Kim hancur. Menjadi debu. Berterbangan di angin. Selir Hui jatuh. Tubuhnya limbung. Matanya membelalak tak percaya. Selir Hui: "Pedangku... pedangku..." Ong Bwee: (berdiri di depannya, golok mengarah) "Bukan pedangmu yang hancur. Tapi dosamu. Sekarang... kau hanya tinggal menunggu."
496 viewsCompletedAdded to Library 10 Times as chan ho kei
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status