Jika Istri Majikan dan Anaknya Memaksa, Aku Bisa Apa?
Sementara Nek Las di sampingnya sudah terbuai mimpi, Chantika melalui perjalanan tengah malam di dalam kereta Argo Anggrek itu dengan mendengarkan lagu-lagu di handphone-nya menggunakan earphone.
Lagu “Perahu Kertas” yang pernah dinyanyikan oleh Firzan di dalam kosannya tempo hari diputarnya berulang-ulang, dentingan kemesraan yang pernah mereka berdua lalui membayang di pelupuk mata Chantika yang perlahan-lahan basah dengan linangan air mata yang bergulir di pipinya...
“Firzan, semoga kamu baik-baik saja, Sayang... aku tidak bisa hidup tanpa kamu...” batin Chantika seiring lagu kenangannya terus mengalun di telinganya...