Musuh Tapi Menikah
Masih diseberang sana.
"Udah Kak."
"Makan apa?"
"Makan hati kak. Kak Naira kan suka makan hati. Makanya gak besar-besar."
Lagi-lagi Satya menyahut dengan seenaknya.
"Diem deh Sat. Nggak sopan tahu!"
"Iya Kakak, maaf." Satya berkata dengan senyum mengejeknya.
"Nggak papa kali, Nai. Makan hati ayam itu enak dan sehat. Yang gak sehat itu makan temen."