Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mertua Bengis dan Pilih Kasih

Mertua Bengis dan Pilih Kasih

Ketika kami selesai berdzikir dan mengaji ayat suci, tiba-tiba cicak gosong jatuh dari langit-langit kamar. "Loh! Cicaknya kok gosong?" suamiku terkejut lalu merasakan sesak di dadanya. "Iya, Bang! Tapi mungkin ith cuma cicak saja, aku lanjut ngaji lagi, ya!" Suamiku mengangguk lalu melanjutkan dzikirnya.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as cicak gede
Read
+Library
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

tambah Rahmi lagi. "Tapi pak anehnya, pak Imron pergi tanpa pamit sama mamak waktu mamak bilang tau apanya kamu tentang malu Imron, jawab dulu aku" aku memperagakan ulang cara mamak berbicara. Ket: Gawe (Kerja) Kacung (Budak) Macam itu (Seperti itu)
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as cicak gede
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Dewi ikut tertawa sembari duduk “ ayo cepat dimakan, nanti ikan gorengnya hidup. ” “Memangnya ikan mati bisa hidup lagi ? kan paru-parunya sudah ibu buang, jadi ikan tidak bisa bernafas. ” bantah Nyimas dengan wajah protes “ Dia hidup sebagai hantu” jawab Dewi tanpa mau kalah dengan anaknya. Zamrud kembali tertawa melihat Dewi dan Nyimas ribut dengan hal kecil seperti ini. Meski tak cukup untuk mengubur rasa bersalahnya terhadap kedua perempuan didepannya.
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 93 Times as cicak gede
Read
+Library
THE CURSED MIKO (INDONESIA)

THE CURSED MIKO (INDONESIA)

Mengucap kata-kata kasar adalah sesuatu yang terlarang di keluarga Akibara. Itulah kenapa ketika Rin merasa ingin menyumpahi Kyeo, di dalam hati ia sedang menyandingkan iblis itu dengan segala jenis hewan lucu yang bisa diingatnya. Kucing, kelinci, panda, anak panda, monyet, anak ayam .... Netra kuning Kyeo fokus memandang punggung Rin yang bergerak cepat menjauh darinya. Iblis itu mendorong beberapa pejalan kaki yang menghalangi pandangan, membuat orang-orang segera berlari ketakutan begitu melihat seringai lebar Kyeo yang begitu mengerikan.
1020.6K viewsCompletedAdded to Library 783 Times as cicak gede
Read
+Library
Gadis Di Ujung Cangkir

Gadis Di Ujung Cangkir

jelas si pesepeda sambil sesekali meringis menahan sakit di lututnya. “Wow, gambarmu bagus juga. Apakah itu untuk kekasihmu?” tanya pesepeda itu yang sekarang kita tahu dia bernama Lintang. “Oh, ini? Bukan, dia hanya seorang gadis yang saya ciptakan sendiri. Saya masih belajar membuat sketsa wajah.” tukasnya pria yang langsung merapikan alat-alat lukisnya dan ia masukkan ke dalam tasnya. Tetapi gadis tersebut menahannya dan segera meminta buku sketsa tersebut untuk dilihatnya. Timbul ketertarikan untuk melihat beberapa lembar dari buku tersebut. Mereka memulai obrolan tersebut tepat di gambar sebuah burung kenari yang terbang melintang diantara kedua ranting pohon.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 52 Times as cicak gede
Read
+Library
Kubalas Madu Dengan Racun

Kubalas Madu Dengan Racun

Takut jika dibawa ke dokter dan ketahuan berapa usia kandungannya. ** Asti datang membawa beberapa bawaan. Kantong mereh yang ia bawa penuh dengan bahan masakan. Ia merasa tidak suka melihat Mawar duduk sambil menonton tv. Saat masuk ke dapur, ia kembali berteriak. Bagaimana mau masak, cucian piring pun belum selesai. Sabun pun bertebaran di mana-mana. Gegas ia melangkah di mana Mawar duduk santai.
1031.0K viewsCompletedAdded to Library 650 Times as cicak gede
Read
+Library
Pendekar Tombak Matahari

Pendekar Tombak Matahari

“Walah, Den Bagus nanya apa ngeledek nih? Gendon udah bikin pil Anti Lebah Hitam. Kabut beracun mah lewat, asal jangan kabut asmara aja. Kabut asmara dek Candrika lagi tebel-tebelnya.” Candrika yang sedang merapikan bekal makanan hanya bisa mendengus pelan, meski sudut bibirnya terangkat sedikit. “Simpan bualanmu itu, Ndon. Fokuslah pada perjalanan. Jika Bukit Batu Suci adalah markas utama Tedung Sukma, maka lawan kita kali ini bukan sekadar pengawal tumenggung yang penakut.”
928.3K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as cicak gede
Show Reviews (25)
Read
+Library
Kebo Rawis
Ah, akhirnya menemukan salah satu mutiara terpendam GoodNovel yang bisa jadi alasan untuk mengisi ulang koin. Semoga sang penulis selalu sehat agar cerita ini lekas diselesaikan dan tidak membuat penasaran.
Rana Semitha
Regulasi GN yang baru membuat harga satu babnya menjadi 14 koin. Hal itu tidak disampaikan kepada para penulis sehingga banyak penulis yang tidak menyadari. Untuk para pembaca, bisa membaca mulai bab 65, di bab tersebut saya menulis cukup banyak kata hingga bab-bab berikutnya. Terima Kasih
Read All Reviews
Kalung Ajaib Pemuda Desa

Kalung Ajaib Pemuda Desa

Sesuatu yang besar dan kuat, bersembunyi beberapa meter di bawah permukaan, menunggu mangsa yang lewat di atasnya. Wandra berhenti berjalan dan menghentakkan kakinya ke pasir. Getaran dari hentakan itu menembus ke bawah dan memancing makhluk di bawah sana untuk keluar. Pasir bergerak dan membentuk pusaran, dan dari dalamnya muncul seekor kalajengking iblis raksasa. Tubuhnya sepanjang tiga meter dengan cangkang yang berkilau seperti logam hitam dan ekor beracun yang melengkung di atas punggungnya. Wandra menghabisi kalajengking itu dalam hitungan detik. Inti rohnya dia ambil, sementara tubuhnya dia simpan di cincin penyimpanan untuk dimasak nanti.
938.5K viewsOngoingAdded to Library 1.1K Times as cicak gede
Read
+Library
Culik Aku, Mas Gery!

Culik Aku, Mas Gery!

jawab Ana tegap, tapi suaranya bergetar. ​Mendengar suara dari arah belakang, Raka ternyata tidak tinggal diam di ruang tamu. Dia melangkah masuk ke koridor dalam, mengabaikan tatapan tidak setuju dari Ibu Sari. Di tangannya, Raka menggenggam sebuah kotak cokelat premium berukuran besar dengan pita merah yang manis, cokelat kesukaan Nia yang biasanya hanya dibeli pada momen khusus.
10684 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as cicak gede
Read
+Library
Balas Dendam sang Kultivator

Balas Dendam sang Kultivator

Pasir di hadapannya bergetar, lalu meledak ke atas saat sesosok makhluk mengerikan muncul dari bawahnya. Kalajengking Kaca Obsidian, seekor binatang spiritual buas seukuran kuda. Cangkangnya yang hitam legam berkilauan seperti kaca vulkanik, dan ekornya yang panjang berakhir pada sebuah sengat kristal yang meneteskan racun korosif. "Jadi kau yang menguasai tempat ini," gumam Rayden, matanya yang berwarna amber menyipit.
1013.1K viewsCompletedAdded to Library 459 Times as cicak gede
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status