Cinderella, Mah, Apa Atuh?
Diulasnya sebuah senyum manis, lantas mulai bersyair, "Sungguh elok gadis di sampingku ini, tiada yang bisa menandingi. Kembang-kembang pun tertunduk layu, cemburu pada rupamu. Duhai Cinderella, sungguh Kanda tak berdaya. Siapatah gerangan sang pangeran berkuda? Sedang, Kanda hanyalah seorang pemuja setia, tak miliki apa-apa selain cinta."
Gadis berambut hitam sepunggung itu menghentikan langkah, merasa jengkel dengan setiap kalimat yang dilontarkan Kanda. Siswi berkacamata di sampingnya pun turut mematung, ialah Reta, teman sebangku. Menghela napas, tubuh ideal Cinde menghadap laki-laki berambut kecokelatan tersebut dengan senyum lebar, jelas tersemat keterpaksaan.
Bab Populer