cinta yang terpisah
"Aku takut, Vika. Aku takut dengan jarak ini, dengan kesibukan kita. Aku merasa seperti kita semakin menjauh, dan aku tidak tahu bagaimana cara mengatasinya. Aku bodoh, aku malah mencari pengungsi pada orang lain."
Vika terdiam sesaat. Ia bisa melihat penyesalan yang tulus di mata Aldo.
"Karina?" tanyanya pelan.
Aldo menggelengkan kepalanya. "Tidak ada apa-apa antara aku dan Karina, Vika. Dia hanya teman. Aku tidak pernah mencintainya. Aku hanya mencintai."
Air mata mulai mengalir di pipi Vika. "Tapi kamu menyakitiku, Aldo. Kamu membuatku merasa tidak berharga."