Dokter Sakti Penguasa Dunia
Sambil bertepuk tangan, dia tertawa dan berkata, "Puisi bagus, puisi yang bagus!"
"Bagus di bagian mana?" tanya Nazar penuh minat.
Pria paruh baya itu berkata, "Pendeta, puisimu tadi sangat mudah dipahami. Terutama bagian 'Kaisar Langit', perumpamaannya sangat hidup dan penuh nuansa. Menurutku, penyair zaman kuno pasti akan mengakui kekalahan mereka kalau hidup kembali."
Nazar langsung semringah. "Tak kusangka, ternyata pemahamanmu tentang puisi cukup mendalam juga!"